Bagaimana Hukum KDRT dalam Islam?

Seperti yang kita ketahui beberapa waktu lalu, ada berita yang cukup menggemparkan dunia entertainment. Yang dimana berita tersebut adalah soal kasus KDRT yang terjadi pada salah satu penyanyi terkenal di Indonesia. Sahabat apakah kalian tahu? di Indonesia kasus KDRT masih tinggi lho. Menurut Komisi Nasional Antikekerasan terhadap Perempuan atau Komnas Perempuan mencatat sebanyak 338.496 kasus kekerasan berbasis gender terhadap perempuan terjadi di tahun 2021. Fakta tersebut berdasarkan data Komnas Perempuan, lembaga layanan, dan Badan Peradilan Agama (Badilag).

Baca Juga: Begini Cara Mengatasi Marah Ala Rasulullah

Lalu bagaimana hukum KDRT dalam Islam?
Sebelum itu perlu dipahami terlebih dahulu bahwa Islam itu Indah sangat menjunjung tinggi perdamaian dan anti kekerasan. Sebagaimana dalam hadist disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya perempuan diciptakan dari tulang rusuk, dia tidak bisa lurus untukmu di atas satu jalan. Bila engkau ingin bernikmat-nikmat dengannya maka engkau bisa bernikmat-nikmat dengannya namun padanya ada kebengkokan. Jika engkau memaksa untuk meluruskannya, engkau akan memecahkannya. Dan pecahnya adalah talaknya.” (HR. Muslim).
Namanya pernikahan tidak akan selalu mulus, pasti ada perdebatan, perselisihan, dan pertengkaran. Justru darisitulah seharusnya suami banyak bersabar terhadap istri begitupun sebaliknya, supaya terhindar dari KDRT. Dilansir dari NU Online, KDRT yang dilakukan oleh seorang suami kepada istrinya hukumnya adalah haram. Perilaku KDRT suami juga bisa menjadi dasar atau alasan bagi seorang istri menggugat cerai suaminya. Bahkan pengadilan bisa menjatuhkan cerai tanpa ada gugatan dari istri.
Sahabat, kesimpulannya adalah islam jelas sangat mengharamkan KDRT. Karena KDRT merupakan suatu kekerasan. Semoga dengan adanya sekilas pandang ini, bisa menjadi pengingat bagi para suami agar selalu menjaga dan mencintai istrinya. Sebagaimana Nabi Muhammad SAW mencintai istrinya.
Stop KDRT, Stop Kekerasan! 😊

Tinggalkan komentar