Senyum Mandiri Foundation https://senyummandiri.org/ Menebar Sejuta Kebaikan Tue, 29 Nov 2022 08:54:21 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.1.1 https://senyummandiri.org/wp-content/uploads/2021/08/cropped-download-32x32.png Senyum Mandiri Foundation https://senyummandiri.org/ 32 32 Ketahuilah 6 Syarat Wajib Zakat Maal Berikut! https://senyummandiri.org/ketahuilah-6-syarat-wajib-zakat-maal-berikut/ https://senyummandiri.org/ketahuilah-6-syarat-wajib-zakat-maal-berikut/#respond Tue, 29 Nov 2022 08:07:01 +0000 https://senyummandiri.org/?p=8280 Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang ketiga, oleh karena itu kita mesti mengetahui syarat wajib zakat. Hukum Zakat merupakan kewajiban bagi setiap umat muslim untuk ditunaikan. Seperti dalam QS. al-Baqarah ayat 110 berikut. وَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ ۗ وَمَا تُقَدِّمُوْا لِاَنْفُسِكُمْ مِّنْ خَيْرٍ تَجِدُوْهُ عِنْدَ اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ Artinya, “Dan ... Baca Selengkapnya

Artikel Ketahuilah 6 Syarat Wajib Zakat Maal Berikut! pertama kali tampil pada Senyum Mandiri Foundation.

]]>
Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang ketiga, oleh karena itu kita mesti mengetahui syarat wajib zakat. Hukum Zakat merupakan kewajiban bagi setiap umat muslim untuk ditunaikan. Seperti dalam QS. al-Baqarah ayat 110 berikut.

وَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ ۗ وَمَا تُقَدِّمُوْا لِاَنْفُسِكُمْ مِّنْ خَيْرٍ تَجِدُوْهُ عِنْدَ اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ

Artinya, “Dan laksanakanlah salat dan tunaikanlah zakat. Dan segala kebaikan yang kamu kerjakan untuk dirimu, kamu akan mendapatkannya (pahala) di sisi Allah. Sungguh, Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.”

Zakat sendiri terbagi menjadi dua, yaitu Zakat Fitrah dan Zakat Maal. Zakat Maal dapat disebut juga Zakat Harta, dan zakat ini terbagi-bagi kembali menjadi beberapa kategori jenis pekerjaan.

Pengertian Zakat Maal

Sebagai umat muslim, kita wajib mengetahui pengertian serta syarat wajib zakat maal. Zakat maal atau zakat harta secara bahasa, kata ‘maal’ merupakan kecenderungan manusia untuk menginginkan sesuatu dan kemudian dimiliki dan disimpannya.

Sedangkan menurut syarat wajib, zakat harta terlahir dari segala sesuatu yang dapat dimiliki atau dikuasai kemudian dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Segala sesuatu dapat dikatakan ‘Harta/Maal’ bila telah memenuhi dua syarat berikut.

  1. Dapat dimiliki, dikuasai, disimpan seutuhnya
  2. Dapat diambil manfaatnya sebagaimana mestinya

Kesimpulannya, zakat harta/maal merupakan zakat atas harta yang telah dikuasai secara penuh. Harta juga telah mencapai Nisab dan Haulnya, sehingga syarat wajib dapat terpenuhi.

Yuk Tunaikan Zakat di Senyum Mandiri.

Berikut Beberapa Syarat Wajib Zakat Maal

Selain dari nisab dan haul, terdapat beberapa syarat ketentuan wajib zakat yang mesti dipenuhi. Lalu apa saja syarat-syaratnya? Simak pembahasan berikut!

  1. Kepemilikan telah Sempurna

Syarat wajib zakat pertama adalah kepemilikan harta telah sempurna. Harta dapat dikatakan sempurna apabila pemiliknya berkuasa secara penuh atas harta yang dia punya. Kemudian ia juga dapat memanfaatkan hartanya secara bebas/penuh.

Harta kepemilikan didapat dari suatu usaha yang dibenarkan secara syariat, seperti hasil perdagangan yang benar dan halal, harta warisan, dsb. Maka sang pemilik wajib menunaikan zakat.

Berbeda cerita apabila harta yang didapat berasal dari usaha yang tidak dibenarkan secara syariat atau dengan kata lain haram. Seperti diantaranya, mencuri, merampok, membegal, korupsi.

Maka harta demikian tidak memenuhi syarat wajib zakat. Justru harta itu wajib dikembalikan kepada pemilik aslinya.

  1. Berkembang (Produktif atau Berpeluang Produktif)

Syarat kedua yaitu, harta bisa atau berpotensi untuk berkembang. Maksud berkembang disini yaitu, harta dapat bertambah atau berkembang apabila dijadikan peluang atau modal suatu usaha.

  1. Telah Mencapai Nisab

Syarat wajib zakat ketiga adalah harta telah mencapai nisab. Kemudian apa itu nisab? Nisab merupakan syarat batas minimum harta yang dikategorikan sebagai harta yang wajib ditunaikan zakatnya. Syaratnya setara dengan harga 85 gram emas atau 595 gram perak.

  1. Melebihi Kebutuhan Dasar

Kebutuhan dasar merupakan kebutuhan pokok yang diperlukan demi keberlangsungan hidup manusia. Sehingga, apabila seseorang tidak dapat memenuhi kebutuhan dasarnya, ia pun pasti akan kesulitan dalam menjalani kehidupannya sebaik mungkin.

Bagi seseorang yang hartanya telah mencapai nisab maka wajib untuk menunaikan zakat. Zakat harta juga dapat menjadi media dalam menyucikan harta terlepas dari seluruh harta kepunyaan kita.

Baca Juga: Keutamaan Sedekah

  1. Terbebas dari Jeratan Hutang

Terbebas dari jeratan hutang juga menjadi salah satu syarat wajib zakat berikutnya yang harus Anda ketahui. Orang yang memiliki hutang, jumlah hutangnya dapat digunakan untuk mengurangi jumlah harta zakat yang telah mencapai nisab.

Apabila telah dikurangi hutang harta wajib zakat menjadi tidak mencapai nisab, maka harta tersebut terbebas dari kewajiban zakat. Karena pada hakikatnya, zakat hanya diperuntukkan bagi orang yang mampu.

Sedangkan orang yang berhutang dianggap termasuk dalam orang yang tidak berkecukupan. Ia lebih diwajibkan untuk melunasi hutang-hutangnya terlebih dahulu

  1. Kepemilikan Harta Satu Tahun Penuh (Haul)

Dan syarat wajib zakat terakhir ialah, harta telah memenuhi masa Haul. Haul merupakan waktu kepemilikan harta yakni selama satu tahun. Jika telah memenuhi haul dan nisab, maka seseorang diwajibkan untuk berzakat.

Atau menurut perhitungan tahun hijriah, harta yakni telah mencapai masa kepemilikan selama 12 bulan Qamariah. Persyaratan 1 tahun atau haul, hanya berlaku bagi beberapa hasil harta berikut.

Diantaranya, ternak, uang, emas, harta benda yang diperdagangkan, dan lain sebagainya. Sedangkan untuk harta hasil pertanian, rikaz (barang hasil temuan), buah-buahan, dan harta lain yang dikiaskan, tidak disyaratkan harus mencapai 1 tahun.

Ayo Tunaikan Zakat

Sahabat sekalian, sebagaimana dalam QS al-Baqarah ayat 110 diatas, sudah sewajibnya kita menunaikan zakat karena merupakan perintah dari Allah SWT. Anda dapat melaksanakan kegiatan baik tersebut dengan berzakat di Yayasan Senyum Mandiri.

Anjuran berzakat sudah menjadi kewajiban bagi seluruh umat muslim bila syarat-syaratnya telah terpenuhi. Maka dari itu, penting bagi kita mengetahui syarat wajib zakat.

Artikel Ketahuilah 6 Syarat Wajib Zakat Maal Berikut! pertama kali tampil pada Senyum Mandiri Foundation.

]]>
https://senyummandiri.org/ketahuilah-6-syarat-wajib-zakat-maal-berikut/feed/ 0
Kisah Haru Korban Gempa Cianjur yang Menyayat Hati https://senyummandiri.org/korban-gempa-cianjur/ https://senyummandiri.org/korban-gempa-cianjur/#respond Mon, 28 Nov 2022 03:50:09 +0000 https://senyummandiri.org/?p=8191 Tragedi bencana yang melanda Cianjur pada tanggal 21 November, meninggalkan kisah haru dan trauma mendalam bagi para korban gempa Cianjur. Sebagian bangunan dan rumah warga hancur dan roboh seketika. Akibat dari bencana ini, setidaknya ratusan korban jiwa melayang, dan tidak sedikit juga yang mengalami luka-luka. Dibalik kejadian ini pula, terdapat kisah-kisah pilu dari para korban ... Baca Selengkapnya

Artikel Kisah Haru Korban Gempa Cianjur yang Menyayat Hati pertama kali tampil pada Senyum Mandiri Foundation.

]]>
Tragedi bencana yang melanda Cianjur pada tanggal 21 November, meninggalkan kisah haru dan trauma mendalam bagi para korban gempa Cianjur. Sebagian bangunan dan rumah warga hancur dan roboh seketika.

Akibat dari bencana ini, setidaknya ratusan korban jiwa melayang, dan tidak sedikit juga yang mengalami luka-luka. Dibalik kejadian ini pula, terdapat kisah-kisah pilu dari para korban yang terkena dampak gempa secara langsung.

Kronologi Korban Gempa Cianjur

Tanggal 21 November 2022, menjadi tanggal yang kelam dan memilukan bagi seluruh warga Indonesia terutama bagi Kabupaten Cianjur. Hal ini tentu dikarenakan terjadinya gempa berkekuatan 5.6 SR yang mengguncang sebagian daratan Cianjur.

Gempa bumi tersebut juga turut dirasakan oleh warga sekitar Jawa Barat namun tidak begitu intens. Sontak, para warga korban gempa Cianjur berlarian terbirit-birit menyelamatkan diri. Namun sayang, ada juga korban yang tak sempat menyelamatkan diri.

Alhasil, banyak nyawa yang melayang sehingga menyisakan kesedihan mendalam di antara keluarga korban. Mulai dari kehilangan anggota keluarga, hingga kehilangan tempat tinggal, menjadikan bencana ini melekatkan rasa trauma.

Kisah Haru Ibu Yuni, Korban Gempa Cianjur

Kisah haru diceritakan oleh Ibu Yuni yang harus kehilangan anak semata wayangnya yang berusia 6 tahun. Bu Yuni tinggal di Desa Mangunkerta, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.

Saat itu bu Yuni sedang berbelanja dipasar layaknya aktivitas normal biasanya. Namun ia tak menyangka akan menjadi salah satu korban gempa Cianjur. Tepat pada pukul 13:21 WIB, gempa berkekuatan 5.6 SR pun menerjang.

Ibu Yuni yang kala itu tengah berbelanja, seketika teringat anaknya yang sedang mengaji di sekolah. Mengetahui anaknya sedang dalam bahaya, bu Yuni segera bergegas menuju sekolahnya.

Saat gempa terjadi, kondisi jalanan menurut bu Yuni sangat macet sehingga menyulitkan akses perjalanan. Namun pertolongan datang tak terduga, seseorang yang baik hati datang kemudian bersedia mengantarkan bu Yuni menuju sekolah.

Kisah korban gempa Cianjur terus berlanjut, sesampainya di sekolah, bu Yuni terkejut melihat kondisi sekolah yang sudah rusak parah. Suaminya sontak menggali dan mencari keberadaan anaknya dibalik puing-puing bangunan.

Kondisi Anak dari Korban Gempa Cianjur

Setelah anaknya ditemukan, bu Yuni segera bergegas menuju puskesmas demi mencari pertolongan bagi anaknya. Sesampainya di puskesmas, anak bu Yuni tak hentinya teriak meringis kesakitan.

Namun takdir berkata lain, anak bu Yuni pun menghembuskan nafas terakhirnya. Isak tangis tak henti-hentinya membanjiri mata bu Yuni yang harus kehilangan satu-satunya anak tercinta. Ia tak menyangka anaknya menjadi salah satu korban gempa Cianjur.

Sambil memeluk erat foto anaknya, bu Yuni tak henti-hentinya menitikan air mata. Namun apalah daya, bila takdir telah berkata, ia mau tak mau harus merelakan kepergian anaknya tercinta.

Hingga kini bu Yuni beserta keluarga bertempat tinggal sementara di posko penampungan desa Mangunkerta. Posko yang ibu Yuni tempati, terdiri dari beberapa puluhan tenda. Semua warga yang tinggal disana, merupakan korban terdampak bencana gempa.

Baca Juga: Amal Jariyah yang Akan Terus Mengalir

Kisah Korban Gempa Cianjur, Anak-anak tengah mengaji

Selain anak bu Yuni, anak-anak dengan rentang usia 5-6 tahun pun turut menjadi korban guncangan gempa. Anak bu Yuni serta kawan-kawannya kala itu tengah mengaji bersama di sebuah sekolah di desa Mangunkerta, Kecamatan Cugenang.

Saat itu anak-anak sedang melakukan aktivitas pembelajaran, yakni mengaji seperti biasanya. Total jumlah murid yang belajar kala itu berjumlah 21 orang dengan rentang usia 5-6 tahun.

Sekolah itu memiliki dua lantai dan para murid belajar di lantai pertama. Saat gempa terjadi, murid yang sedang mengaji itu tidak dapat tertolong. Tentunya tidak ada yang dapat menduga bahwa sekumpulan anak-anak tersebut harus menjadi korban gempa Cianjur.

Sebanyak 21 murid sekolah tersebut beserta anak bu Yuni, dinyatakan meninggal dunia. Hingga kini, jasad para korban telah dimakamkan. Dari kejadian tersebut, tentunya meninggalkan kesedihan mendalam bagi para orang tua yang ditinggalkan anaknya.

Mari Bantu Meringankan Kesulitan Warga Korban Gempa Cianjur

Saudara-saudara, hingga kini korban bencana gempa Cianjur masih terus bertambah. Selain itu, tidak sedikit korban yang mengalami luka-luka. Saat ini uluran bantuan dari kita merupakan harapan bagi mereka.

Maka dari itu, mari kita bantu meringankan beban saudara kita yang terdampak bencana dengan menyalurkan Donasi terbaik Anda. Dan semoga mereka diberi kesabaran, kekuatan, dan ketabahan. Semoga dibalik bencana ini, terdapat hikmah yang bisa kita ambil.

Deskripsi: Tragedi bencana yang melanda Cianjur pada tanggal 21 November, meninggalkan kisah haru dan trauma mendalam bagi para korban gempa Cianjur.

Artikel Kisah Haru Korban Gempa Cianjur yang Menyayat Hati pertama kali tampil pada Senyum Mandiri Foundation.

]]>
https://senyummandiri.org/korban-gempa-cianjur/feed/ 0
Keutamaan Sedekah Hari Jumat yang Tidak Banyak Diketahui Orang https://senyummandiri.org/keutamaan-sedekah-hari-jumat-yang-tidak-banyak-diketahui-orang/ https://senyummandiri.org/keutamaan-sedekah-hari-jumat-yang-tidak-banyak-diketahui-orang/#comments Fri, 25 Nov 2022 04:26:07 +0000 https://senyummandiri.org/?p=8182 Banyak cara bagi umat muslim dalam memperoleh pahala, salah satunya dengan cara sedekah hari jumat. Sedekah merupakan salah satu bentuk ibadah serta menjadi amalan mulia yang dicintai oleh Allah SWT. Islam selalu mengajarkan para umatnya untuk senantiasa berbuat kebaikan dan menolong sesama manusia. Salah satu upaya yang dapat kita lakukan yakni dengan bersedekah. Harta bisa ... Baca Selengkapnya

Artikel Keutamaan Sedekah Hari Jumat yang Tidak Banyak Diketahui Orang pertama kali tampil pada Senyum Mandiri Foundation.

]]>
Banyak cara bagi umat muslim dalam memperoleh pahala, salah satunya dengan cara sedekah hari jumat. Sedekah merupakan salah satu bentuk ibadah serta menjadi amalan mulia yang dicintai oleh Allah SWT.

Islam selalu mengajarkan para umatnya untuk senantiasa berbuat kebaikan dan menolong sesama manusia. Salah satu upaya yang dapat kita lakukan yakni dengan bersedekah. Harta bisa diberikan kepada yatim piatu, fakir, orang miskin, atau siapapun yang membutuhkan.

Sedekah dapat dilakukan kapan saja, di mana saja, dan untuk siapa saja bagi yang sekiranya membutuhkan. Tak hanya itu, harta yang disedekahkan juga tidak harus berjumlah nominal yang besar, yang terpenting ikhlas serta sesuai dengan kemampuan.

Keistimewaan Sedekah Hari Jumat yang Harus Diketahui

Sebenarnya, sedekah dapat dilakukan kapan saja. Namun, ternyata terdapat satu waktu mustajab di hari jumat. Hari jumat sendiri merupakan hari raya umat Islam, terdapat beberapa keistimewaan dengan bersedekah di hari tersebut

  1. Sedekah Hari Jumat Perwujudan Rasa Syukur (QS. al-Baqarah:254)

Melaksanakan sedekah hari jumat, bisa menjadi perwujudan rasa syukur terhadap karunia yang Allah berikan. Sebagaimana firman Allah dalam QS. al-Baqarah ayat 254 berikut.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَنْفِقُوْا مِمَّا رَزَقْنٰكُمْ مِّنْ قَبْلِ اَنْ يَّأْتِيَ يَوْمٌ لَّا بَيْعٌ فِيْهِ وَلَا خُلَّةٌ وَّلَا شَفَاعَةٌ ۗوَالْكٰفِرُوْنَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ

Artinya, “Wahai orang-orang yang beriman! Infakkanlah sebagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari ketika tidak ada lagi jual beli, tidak ada lagi persahabatan dan tidak ada lagi syafaat. Orang-orang kafir itulah orang yang zalim.”

Kandungan pada ayat diatas menjelaskan, bahwa Allah memerintahkan umatnya untuk bersedekah dengan rezeki yang telah diberikan. Jangan menunda-nunda amal kebaikan tersebut, sehingga kita malah tergolong orang-orang kafir yang zalim.

  1. Sedekah Hari Jumat Pahala akan Dilipatgandakan (QS. al-Baqarah:261)

Keistimewaan sedekah hari jumat selanjutnya ialah, pahala sedekah akan dilipatgandakan oleh Allah SWT. Sungguh beruntung sekali bagi orang yang gemar bersedekah, karena kebaikannya tersebut Allah umpamakan dalam QS. al-Baqarah ayat 261 berikut.

مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِيْ كُلِّ سُنْۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللّٰهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَّشَاۤءُ ۗوَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ

Artinya, “Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.”

  1. Segala Kesalahan akan Dihapuskan (QS. al-Baqarah:271)

Sedekah hari jumat nyatanya dapat menghapuskan kesalahan-kesalahan yang kita perbuat. Selain itu, sedekah juga baik bila dilakukan secara terang-terangan. Namun akan lebih baik bila dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Seperti pada QS. al-Baqarah:271 berikut.

اِنْ تُبْدُوا الصَّدَقٰتِ فَنِعِمَّا هِيَۚ وَاِنْ تُخْفُوْهَا وَتُؤْتُوْهَا الْفُقَرَاۤءَ فَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۗ وَيُكَفِّرُ عَنْكُمْ مِّنْ سَيِّاٰتِكُمْ ۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ

Artinya, “Jika kamu menampakkan sedekah-sedekahmu, maka itu baik. Dan jika kamu menyembunyikannya dan memberikannya kepada orang-orang fakir, maka itu lebih baik bagimu dan Allah akan menghapus sebagian kesalahan-kesalahanmu. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan.”

Baca Juga: Amal Jariyah yang Akan Terus Mengalir

Ancaman bagi orang yang tidak mau bersedekah

Selain diberikannya kenikmatan kepada orang yang gemar bersedekah. Allah juga tak luput memberikan ancaman bagi orang yang enggan mengeluarkan hartanya di jalan Allah.

Orang yang menyimpan hartanya untuk dirinya sendiri, kelak akan merasakan kepedihan dan kesakitan yang amat mendalam. Sebagaimana QS. at-Taubah ayat 35 berikut.

يَّوْمَ يُحْمٰى عَلَيْهَا فِيْ نَارِ جَهَنَّمَ فَتُكْوٰى بِهَا جِبَاهُهُمْ وَجُنُوْبُهُمْ وَظُهُوْرُهُمْۗ هٰذَا مَا كَنَزْتُمْ لِاَنْفُسِكُمْ فَذُوْقُوْا مَا كُنْتُمْ تَكْنِزُوْنَ

Artinya, “(Ingatlah) pada hari ketika emas dan perak dipanaskan dalam neraka Jahanam, lalu dengan itu disetrika dahi, lambung dan punggung mereka (seraya dikatakan) kepada mereka, “Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah (akibat dari) apa yang kamu simpan itu.”

Mari Bersedekah

Sebagai umat muslim yang beriman, hendaknya kita melaksanakan segala perintah Allah, salah satunya yakni dengan sedekah hari jumat. Anda dapat menjalankan perintah tersebut dengan menyalurkan niat baik Anda melalui bersedekah di Yayasan Senyum Mandiri.

Selagi masih bisa bernafas, sebaiknya kita jangan menunda-nunda untuk melakukan amalan ibadah yang Allah perintahkan. Amalan yang mudah dilakukan serta memiliki banyak keutamaan yaitu, seperti sedekah hari jumat dan sebagainya.

Artikel Keutamaan Sedekah Hari Jumat yang Tidak Banyak Diketahui Orang pertama kali tampil pada Senyum Mandiri Foundation.

]]>
https://senyummandiri.org/keutamaan-sedekah-hari-jumat-yang-tidak-banyak-diketahui-orang/feed/ 1
Pengertian Dosa Jariyah serta Jenis-jenisnya yang Wajib Diketahui! https://senyummandiri.org/pengertian-dosa-jariyah-serta-jenis-jenisnya-yang-wajib-diketahui/ https://senyummandiri.org/pengertian-dosa-jariyah-serta-jenis-jenisnya-yang-wajib-diketahui/#respond Wed, 23 Nov 2022 06:29:34 +0000 https://senyummandiri.org/?p=8174 Selain amal jariyah, sebagai umat muslim kita juga harus mengenal apa itu dosa jariyah serta jenis-jenisnya. Dan sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk menghindari jenis dosa yang satu ini. Tetapi, tahukah Anda apa itu pengertian dosa jariyah? Dosa jariyah merupakan perbuatan tercela atau perbuatan maksiat di mana dosa perbuatan tersebut akan terus mengalir walau pelakunya ... Baca Selengkapnya

Artikel Pengertian Dosa Jariyah serta Jenis-jenisnya yang Wajib Diketahui! pertama kali tampil pada Senyum Mandiri Foundation.

]]>
Selain amal jariyah, sebagai umat muslim kita juga harus mengenal apa itu dosa jariyah serta jenis-jenisnya. Dan sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk menghindari jenis dosa yang satu ini.

Tetapi, tahukah Anda apa itu pengertian dosa jariyah? Dosa jariyah merupakan perbuatan tercela atau perbuatan maksiat di mana dosa perbuatan tersebut akan terus mengalir walau pelakunya telah meninggal dunia.

Dosa jariyah meliputi segala macam perbuatan serta tindakan yang melanggar hukum syariat islam yang telah menjadi ketetapan Allah dan Rasul-Nya. Lalu apa bedanya antara dosa jariyah dengan dosa biasa?

Perbedaan Dosa Jariyah dengan Dosa Biasa

Orang yang secara sengaja maupun tidak sengaja memelopori atau mengajak orang lain untuk berbuat maksiat, maka itulah yang disebut dosa jariyah. Dosa jariyah memiliki efek domino, yakni dosa akan kian bertambah seiring tersebarnya perbuatan maksiat tersebut.

Sebagai umat muslim kita patut mengetahui apa itu dosa jariyah serta jenis-jenisnya. Selain itu, rupanya dosa jariyah telah disebutkan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah, sebagaimana berikut.

“Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang mengajak kepada kesesatan, maka dia mendapat dosa, seperti dosa orang yang mengikutinya, tidak dikurangi sedikitpun.” (HR. Muslim).

Selagi masih diberi kesempatan, kita mesti lihai dalam memilah mana amalan tercela dan mana amalan yang terpuji. Karena segala perbuatan kita semasa di dunia, akan berpengaruh terhadap catatan amalan kita di hari akhir kelak.

Hal tersebut sejalan dengan firman Allah dalam QS Yasin ayat 12 berikut.

اِنَّا نَحْنُ نُحْيِ الْمَوْتٰى وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوْا وَاٰثَارَهُمْۗ وَكُلَّ شَيْءٍ اَحْصَيْنٰهُ فِيْٓ اِمَامٍ مُّبِيْنٍ

Terjemahan, “Sungguh, Kamilah yang menghidupkan orang-orang yang mati, dan Kamilah yang mencatat apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka (tinggalkan). Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab yang jelas (Lauh Mahfuzh).”

Berikut Dosa Jariyah serta Jenis-jenisnya

Lalu apa saja macam-macam dosa jariyah yang mesti kita hindari? Simak pembahasan berikut ini.

  1. Pembunuhan

Baik itu secara kemanusiaan maupun secara agama, membunuh tentunya merupakan suatu perbuatan keji yang mesti dihindari. Membunuh merupakan salah satu dosa besar dalam islam karena telah menghilangkan nyawa seseorang.

Kasus pembunuhan pertama yang terjadi di muka bumi ini, pertama kali dilakukan oleh Qabil, anak Nabi Adam AS. Bahkan kategori dosa jariyah serta jenis-jenisnya ini, telah terdapat pada sebuah hadis sebagai berikut.

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Tidak ada satu jiwa yang terbunuh secara zalim, melainkan anak Adam yang pertama kali membunuh akan mendapatkan dosa karena pertumpahan darah itu.” (HR Bukhari, Muslim, dan yang lainnya).

  1. Membuka Aurat

Macam dosa jariyah serta jenis-jenisnya berikut ialah membuka aurat. Dalam QS an-Nur ayat 31, Allah telah memerintahkan kepada para perempuan yang beriman untuk menjaga auratnya. Berikut penggalan ayatnya.

وَقُلْ لِّلْمُؤْمِنٰتِ يَغْضُضْنَ مِنْ اَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوْجَهُنَّ وَلَا يُبْدِيْنَ زِيْنَتَهُنَّ اِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلٰى جُيُوْبِهِنَّۖ

Terjemahan, “Dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) terlihat.”…(QS an-Nur:31)

Kandungan pada ayat tersebut memerintahkan kepada perempuan untuk menutup auratnya. Hal tersebut bertujuan supaya tidak memancing gairah lawan jenis yang melihatnya

Dan meskipun wanita tersebut tidak berniat memancingnya, akan tetapi ia memamerkannya. Maka disetiap pandangan mata yang tertuju padanya, akan menjadi dosa baginya.

  1. Mengunggah Video atau Cerita Syur di Internet

Dan dosa jariyah serta jenis-jenisnya yang terakhir ialah membuat, mengunggah, kemudian menyebarkan suatu hal yang melanggar ketentuan-ketentuan syariat islam melalui sarana digital seperti video, gambar, atau cerita.

Di era serba digital ini, kita sepatutnya pandai memilah mana bahasan yang bermanfaat, dan mana hal yang mestinya tidak dilihat. Karena faktanya, hal tersebut dapat dinikmati oleh siapapun di dunia maya, dan akan menjadi rekam jejak digital bagi kita.

Baca Juga: Contoh Amal Jariyah yang Akan Terus Mengalir

Maka jika kita mengunggah, atau menyebarkan sesuatu yang buruk, tentunya akan menjadi dosa bagi kita sendiri. Bahkan seiring banyaknya hal buruk tersebut disebarluaskan, tentunya dosa kita juga akan semakin besar dan akan terus mengalir hingga ajal tiba.

Seorang muslim hendaknya memperbanyak amalan jariyah, yakni amalan yang pahalanya akan terus mengalir walau telah tiada. Maka dari itu, hindarilah dosa jariyah serta jenis-jenisnya, Karena hal itu dapat mencelakakanmu di hari pembalasan kelak.

Artikel Pengertian Dosa Jariyah serta Jenis-jenisnya yang Wajib Diketahui! pertama kali tampil pada Senyum Mandiri Foundation.

]]>
https://senyummandiri.org/pengertian-dosa-jariyah-serta-jenis-jenisnya-yang-wajib-diketahui/feed/ 0
Innalillahi, Korban Gempa Bumi Cianjur telah Bertambah Menjadi 162 Korban Jiwa https://senyummandiri.org/gempa-bumi-cianjur-kronologi-serta-dampak-yang-ditimbulkan/ https://senyummandiri.org/gempa-bumi-cianjur-kronologi-serta-dampak-yang-ditimbulkan/#respond Mon, 21 Nov 2022 12:46:32 +0000 https://senyummandiri.org/?p=8140 Pada hari senin, tanggal 21 November 2022 tepat pada jam 13:21 telah terjadi gempa bumi Cianjur yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Gempa kali ini berkekuatan cukup besar, yakni sebesar 5,6 magnitudo dan berpotensi merusak sekitar. Gempa terjadi pada posisi 10 kilometer Cianjur, Jawa Barat. Tepatnya pada 6,84 Lintang Selatan, 107,05 Bujur Timur ... Baca Selengkapnya

Artikel Innalillahi, Korban Gempa Bumi Cianjur telah Bertambah Menjadi 162 Korban Jiwa pertama kali tampil pada Senyum Mandiri Foundation.

]]>
Pada hari senin, tanggal 21 November 2022 tepat pada jam 13:21 telah terjadi gempa bumi Cianjur yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Gempa kali ini berkekuatan cukup besar, yakni sebesar 5,6 magnitudo dan berpotensi merusak sekitar.

Gempa terjadi pada posisi 10 kilometer Cianjur, Jawa Barat. Tepatnya pada 6,84 Lintang Selatan, 107,05 Bujur Timur dengan kedalaman mencapai 10 Kilometer. Akibatnya, sebagian masyarakat yang berada pada kota terdampak, segera berhamburan menyelamatkan diri.

Kronologi Terjadinya Gempa Bumi Cianjur

Adapun mengenai kronologi terjadinya gempa tersebut, pada hari senin tanggal 21 November 2022. Pada jam 13:21, masyarakat Kabupaten Cianjur dikejutkan dengan adanya guncangan yang terjadi selama kurang lebih 7-10 detik.

Guncangan bermagnitudo 5,6 tersebut, membuat sebagian masyarakat berlarian menyelamatkan diri. Menurut data yang diunggah oleh Badan Meteorologi, Klimatollogi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi Cianjur terjadi di darat, dan dipastikan tidak menimbulkan bencana tsunami.

Namun, selang beberapa waktu hingga pukul 13:50, terjadi 9 gempa susulan dengan magnitudo sebesar 4 M. Kini masyarakat pun dianjurkan untuk memperioritaskan keselamatannya masing-masing demi terhindarnya bertambah korban jiwa.

Para warga dan masyarakat diharapkan untuk mengevakuasi diri masing-masing. Serta mereka dianjurkan untuk menjauhi bangunan retak dan tebing curam.

Dampak Gempa Bumi Cianjur

Layaknya bencana lainnya, gempa di kabupaten Cianjur kali ini menimbulkan beberapa dampak yang cukup signifikan. Di antaranya sebagai berikut.

  • Kerusakan materi, sebagian bangunan serta rumah warga terdampak, mengalami kerusakan materi yang cukup banyak. Sehingga menimbulkan kerugian yang cukup besar
  • Akibat gempa bumi Cianjur tersebut, sebagian warga dialihkan ke tenda-tenda penampungan sementara. Mereka akan berada disana hingga kondisi dinyatakan aman.
  • Hingga saat ini, tercatat korban meninggal sebanyak 46 jiwa. Selain itu, tidak sedikit juga orang yang mengalami luka-luka. Hingga kini masih dilakukan pendataan korban oleh pihak berwajib.
Gempa Cianjur Gempa Cianjur

 

Lokasi Terdampak Gempa Bumi Cianjur

Selain Kabupaten Cianjur, gempa bumi tersebut tentunya terasa berdampak pada daerah sekitarnya. Berikut kondisi yang terjadi pada daerah lain selama gempa berlangsung.

  • Kota Sukabumi, gempa dirasakan cukup kuat selama 7-10 detik. Sebagian masyarakat panik dan keluar rumah. Hingga kini BPBD Kota Sukabumi terus melakukan monitoring.
  • Kabupaten Sukabumi, gempa dirasakan cukup kuat selama 5-7 detik di Kab. Sukabumi. Sebagian masyarakat panik dan keluar rumah. Hingga kini BPBD Kota Sukabumi terus melakukan monitoring.
  • Kabupaten Bandung, gempa dirasakan sedang selama 5-7 detik di Kab. Bandung. Masyarakat pun panik dan keluar rumah, dan hingga kini BPBD Kab. Bandung terus melakukan monitoring.
  • Kabupaten Cianjur, gempa bumi Cianjur dirasakan Sangat Kuat di Kab. Cianjur selama 10-15 detik. Seluruh masyarakat panik dan keluar rumah, hingga kini BPBD Cianjur terus melakukan monitoring dampak gempa.
  • Kota Bogor, gempa dirasakan kuat selama 5-10 detik. Masyarakat panik dan keluar rumah. BPBD Kota Bogor terus melakukan monitoring dampak gempa.
  • Kabupaten Bogor, gempa dirasakan sedang 5-7 detik. Masyarakat panik dan keluar rumah. Terdata 2 unit rumah rusak. BPBD Kota Bogor terus melakukan monitoring dampak gempa.
  • DKI Jakarta, gempa dirasakan kuat selama 3-5 detik. Masyarakat panik keluar rumah dan hingga kini BPBD DKI terus melakukan monitoring dampak gempa.
  • Kota Bekasi, gempa dirasakan kuat kurang lebih selama 3 detik. Dan hingga kini BPBD Kota Bekasi terus melakukan monitoring dampak gempa.

Mari Membantu Sesama

Bencana alam, tak ada yang tahu kapan dia akan menerjang. Bencana gempa bumi Cianjur yang baru saja terjadi pada hari senin, tanggal 21 November pada pukul 13:21 WIB, telah menelan korban jiwa sebanyak 162 orang hingga per 22/11 (menurut BPBD).

Sungguh, terisak tangis bagi keluarga yang ditinggalkan oleh sang korban. Tidak hanya itu, beberapa orang merintih kesakitan akibat luka-luka yang disebabkan oleh puing-puing reruntuhan bangunan.

Sahabat sekalian, saat ini bantuan dari Anda sangatlah berharga bagi mereka. Mari bahu membahu menolong sesama dalam menghadapi rintangan kali ini. Karena dibalik kesusahan, pastinya akan selalu ada kemudahan.

Masyarakat terdampak gempa saat ini sangat membutuhkan pertolongan diantaranya, makanan, air bersih, sembako, kebutuhan wanita dan bayi. Selain itu, tenaga medis dan tenda pengungsian pun sangat dibutuhkan mengingat korban yang terus bertambah.

Baca Juga: Gempa Bumi Terkini

Maka dari itu, Anda dapat menyalurkan donasi terbaik Anda. Dari bencana gempa bumi Cianjur kali ini, semoga bisa menjadi pengingat agar kita selalu bertakwa. Semoga kita semua senantiasa dalam perlindungan Allah SWT. Aamiin Yaa Rabbal ‘Alamiin.

 

Donasi Cianjur

 

Maka dari itu, Anda dapat menyalurkan donasi terbaik Anda. Dari bencana gempa bumi Cianjur kali ini, semoga bisa menjadi pengingat agar kita selalu bertakwa. Semoga kita semua senantiasa dalam perlindungan Allah SWT. Aamiin Yaa Rabbal ‘Alamiin.

Artikel Innalillahi, Korban Gempa Bumi Cianjur telah Bertambah Menjadi 162 Korban Jiwa pertama kali tampil pada Senyum Mandiri Foundation.

]]>
https://senyummandiri.org/gempa-bumi-cianjur-kronologi-serta-dampak-yang-ditimbulkan/feed/ 0
Wajib Tahu! Contoh Amal Jariyah yang Akan Terus Mengalir https://senyummandiri.org/wajib-tahu-contoh-amal-jariyah-yang-akan-terus-mengalir/ https://senyummandiri.org/wajib-tahu-contoh-amal-jariyah-yang-akan-terus-mengalir/#comments Mon, 21 Nov 2022 07:32:09 +0000 https://senyummandiri.org/?p=8134 Sebuah amalan yang pahalanya tidak akan terputus, bahkan hingga ajal telah menjemput merupakan contoh amal jariyah. Sebagai umat muslim, sudah sewajibnya bagi kita untuk selalu berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan. Hal tersebut telah Allah SWT sampaikan dalam QS. al-Baqarah ayat 148, sebagaimana berikut ini. وَلِكُلٍّ وِّجْهَةٌ هُوَ مُوَلِّيْهَا فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرٰتِۗ اَيْنَ مَا تَكُوْنُوْا يَأْتِ بِكُمُ اللّٰهُ ... Baca Selengkapnya

Artikel Wajib Tahu! Contoh Amal Jariyah yang Akan Terus Mengalir pertama kali tampil pada Senyum Mandiri Foundation.

]]>
Sebuah amalan yang pahalanya tidak akan terputus, bahkan hingga ajal telah menjemput merupakan contoh amal jariyah. Sebagai umat muslim, sudah sewajibnya bagi kita untuk selalu berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan.

Hal tersebut telah Allah SWT sampaikan dalam QS. al-Baqarah ayat 148, sebagaimana berikut ini.

وَلِكُلٍّ وِّجْهَةٌ هُوَ مُوَلِّيْهَا فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرٰتِۗ اَيْنَ مَا تَكُوْنُوْا يَأْتِ بِكُمُ اللّٰهُ جَمِيْعًا ۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Artinya, “Dan setiap umat mempunyai kiblat yang dia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan. Di mana saja kamu berada, pasti Allah akan mengumpulkan kamu semuanya. Sungguh, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.”

Pengertian Amal Jariyah

Setiap kalangan umat muslim tentunya selalu diajarkan agar selalu berbuat baik. Manakala bila salah satu amal baik tersebut, mungkin dapat memicu amalan jariyah. Tetapi, tahukah Anda apa itu amal jariyah?

Amal jariyah merupakan suatu amal perbuatan yang pahalanya akan senantiasa mengalir. kendati seseorang yang melakukan amal perbuatan tersebut, telah meninggal dunia. Bagi setiap umat muslim, jenis pahala seperti inilah yang kerap diidam-idamkan.

Contoh amal jariyah pun beragam sekali, Anda dapat melaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, mungkin saja dari perbuatan baik tersebut, mau itu sekecil apapun, namun pahalanya akan terus mengalir kendati telah tiada.

Amal jariyah, kelak akan menjadi pemberat timbangan kebaikan di Yamul Mizan nanti. Dan itu tentunya merupakan balasan setimpal bagi pribadi yang melaksanakannya. Lantas, apa saja contoh perbuatan yang dapat dikategorikan sebagai amalan jariyah.

Contoh Amal Jariyah

Amalan jariyah menurut sebuah hadis terdiri dari 7 macam perbuatan. Sebagaimana dari Anas Radhiyallahu Anhu, Rasulullah SAW bersabda sebagai berikut.

“Rasulullah Shaallallahu ‘alaihi wa salam bersabda, ‘’Ada tujuh hal yang pahalanya akan tetap mengalir bagi seorang hamba padahal dia sudah terbaring dalam kuburnya setelah wafatnya (yaitu) : Orang yang yang mengajarkan suatu ilmu, mengalirkan sungai, menggali sumur, menanamkan kurma, membangun masjid, mewariskan mushaf atau meninggalkan anak yang memohonkan ampun buatnya setelah dia meninggal.”

Dan berikut, 7 contoh amal jariyah yang patut Anda ketahui. Simak pembahasaan berikut.

  1. Ilmu Baik yang Disebarkan

Contoh amalan pertama yaitu, ilmu baik yang disebarkan. Bilamana kita memiliki sebuah ilmu pengetahuan, kemudian ilmu tersebut kita bagikan sehingga bermanfaat bagi orang lain.

Namun, meskipun kita telah meninggal dunia, tetapi amalan tersebut akan tetap mengalir. Terlebih bila orang yang kita ajarkan, ternyata saling menyebarkan ilmu kita kembali. Maka akan menjadi ladang pahala untuk kita kendati telah tiada.

  1. Doa Anak Sholeh dan Sholehah

Contoh amal jariyah berikutnya adalah doa dari anak yang sholeh dan sholehah. Setiap orang tua tentunya senantiasa mengajarkan budi pekerti serta perbuatan baik pada anaknya. Tentunya para orang tua tidak ingin anaknya berada pada jalan yang salah.

Dengan mendidik anak, maka akan menjadi tabungan pahala walaupun orang tua tersebut telah meninggal. Anak yang sholeh dan sholehah kelak akan selalu mendoakan orang tuanya.

  1. Sedekah Harta

Sedekah harta menjadi salah satu contoh amal jariyah selanjutnya. Dengan melaksanakan amalan ini, maka akan menuai pahala tiada berputus. Terlebih jika harta sedekah tersebut, diperuntukkan untuk membantu sesama muslim lainnya.

Baca Juga: Hukum Sedekah Bagi Orang yang Meninggal

  1. Mushaf yang Diberikan pada Orang Lain

Al-Quran merupakan kitab suci yang mempunyai begitu banyak kebaikan serta keberkahan. Tak hanya membacanya, orang yang ikut mendengarkannya pun turut mendapatkan pahala.

Kita bisa memberikan Al-Quran kepada orang lain. Sehingga apabila kita telah tiada, namun apabila Al-Quran pemberian tersebut masih dibaca, tentu akan menjadi ladang pahala.

  1. Pembangunan Suatu Masjid

Contoh amal jariyah selanjutnya yaitu pembangunan suatu masjid. Pahala dari pembangunan sebuah masjid tentu besarnya bukan main. Sebab, masjid merupakan tempat ibadah umat islam yang selalu dipakai dalam berbagai kegiatan ibadah.

Amal jariyah ini tentunya memiliki pahala yang mengalir amat deras walau kita sudah meninggal sekalipun. Bahkan, Allah menjamin bagi umatnya yang membangun suatu masjid, maka akan dibuatkan tempat khusus baginya di surga.

  1. Membangun Sarana Kesehatan

Sarana kesehatan dapat berupa berbagai macam, salah satunya rumah sakit. Dengan membangun rumah sakit, tentu akan menjadi ladang pahala yang akan terus mengalir.

  1. Membangun Sarana Pendidikan

Dan contoh amal jariyah terakhir ialah membangun sarana pendidikan, contohnya seperti sekolah. Dengan hadirnya sekolah, tentu akan bermanfaat bagi anak-anak dalam menimba ilmu. Ilmu itulah yang kelak akan menjadi amal jariyah kita walaupun telah tiada.

Ayo Berbuat Baik

Setiap orang bisa menuai pahala kebaikan tiada henti kendati telah tiada, tak terkecuali Anda. Ya betul, Anda dapat berinvestasi pahala di Yayasan Senyum Mandiri.

Terdapat beragam program yang ada mulai dari Waqaf pembangunan masjid, sedekah untuk anak yatim. Dengan begitu Anda dapat mendulang beragam pahala meskipun telah meninggal dunia.

Setiap makhluk hidup tentunya akan merasakan kematian. Bagi orang yang mempersiapkan bekal di akhiratnya dengan baik, tentu ia akan bahagia. Tidak demikian bagi orang yang tak mempersiapkannya. Dengan contoh amal jariyah diatas, semoga kita termotivasi untuk selalu berbuat kebaikan.

Artikel Wajib Tahu! Contoh Amal Jariyah yang Akan Terus Mengalir pertama kali tampil pada Senyum Mandiri Foundation.

]]>
https://senyummandiri.org/wajib-tahu-contoh-amal-jariyah-yang-akan-terus-mengalir/feed/ 2
Bagaimana Hukum Sedekah Bagi Orang yang Telah Meninggal? https://senyummandiri.org/bagaimana-hukum-sedekah-bagi-orang-yang-telah-meninggal/ https://senyummandiri.org/bagaimana-hukum-sedekah-bagi-orang-yang-telah-meninggal/#comments Mon, 21 Nov 2022 06:51:26 +0000 https://senyummandiri.org/?p=8130 Bagaimana hukum sedekah bagi orang yang telah meninggal? Pertanyaan tersebut kerap dipertanyakan oleh sebagian besar orang. Setiap makhluk yang bernyawa, pastinya akan mengalami fenomena kematian, tak terkecuali siapapun itu termasuk kita. Kematian juga merupakan fenomena yang ditakuti oleh setiap makhluk hidup, termasuk manusia. Namun, bagi orang yang mempersiapkan bekal kematiannya sebaik mungkin, maka ia akan ... Baca Selengkapnya

Artikel Bagaimana Hukum Sedekah Bagi Orang yang Telah Meninggal? pertama kali tampil pada Senyum Mandiri Foundation.

]]>
Bagaimana hukum sedekah bagi orang yang telah meninggal? Pertanyaan tersebut kerap dipertanyakan oleh sebagian besar orang. Setiap makhluk yang bernyawa, pastinya akan mengalami fenomena kematian, tak terkecuali siapapun itu termasuk kita.

Kematian juga merupakan fenomena yang ditakuti oleh setiap makhluk hidup, termasuk manusia. Namun, bagi orang yang mempersiapkan bekal kematiannya sebaik mungkin, maka ia akan merasa khawatir dikala ajal menjemput.

Tetapi, tidak demikian bagi orang yang tak mempersiapkannya sebaik mungkin. Ia akan merasakan ketakutan mendalam dikala ajal menjemput.

Salah satu amalan yang mampu kita lakukan dalam mengisi perbekalan dikehidupan akhirat nanti yakni melalui sedekah. Namun, bagaimana hukum sedekah bagi orang yang telah meninggal? Bolehkah hal tersebut dilakukan?

Dalil Hadis, Hukum Sedekah bagi Orang yang telah Tiada

Demi menjawab pertanyaan tersebut, tentunya kita dapat merujuk pada sumber hukum islam, yakni Al-Quran dan Hadis. Hal yang berkaitan dengan topik ini, salah satunya terdapat pada hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.

“Diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA: Bahwa ada seorang laki-laki berkata kepada Rasulullah SAW: Sesungguhnya ibuku telah wafat, apakah bermanfaat baginya jika saya bersedekah atas namanya? Jawab beliau: “Ya”. Orang itu berkata: Sesungguhnya saya mempunyai kebun yang berbuah, maka saya mempersaksikan kepadamu bahwa saya telah menyedekahkannya atas namanya.” (HR. Bukhari)

Baca Juga: Cara Menyikapi Musibah Menurut Islam

Mengenai bagaimana hukum sedekah juga terdapat pada hadis lain yang diriwayatkan dari Aisyah RA sebagaimana berikut ini.

“Diriwayatkan dari Aisyah RA: Bahwa ada seorang laki-laki berkata kepada Nabi SAW: Sesungguhnya ibuku meninggal secara mendadak, dan saya menduga jika dia berkata pasti dia bersedekah, maka apakah dia mendapat pahala jika saya bersedekah atas namanya? Jawab beliau: “Ya” (HR Bukhari & Muslim)

Dan terdapat satu hadis lain yang berkaitan dengan sedekah bagi orang yang meninggal sebagaimana yang diriwayatkan dari Abu Hurairah RA berikut.

“Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA: Bahwa ada seorang laki-laki berkata kepada Nabi saw: Sesungguhnya ayahku wafat dan meninggalkan harta akan tetapi beliau belum berwasiat. Maka apakah dia dihapuskan (dosanya) jika saya bersedekah atas namanya? Jawab beliau: “Ya” (HR Bukhari & Muslim)

Dari ketiga hadis diatas, dapat kita simpulkan bahwa bagaimana hukum sedekah bagi orang yang telah meninggal itu diperbolehkan. Hal tersebut sudah disahkan oleh Rasulullah SAW sendiri.

Adapun sedekah dapat mengatasnamakan khususnya bagi nama orang tua. Sehingga, walaupun mereka telah tiada di dunia, akan tetapi pahalanya akan tetap tersampaikan.

Bagaimana Hukum Sedekah bagi orang yang telah Meninggal Menurut Al-Quran

Beberapa ulama mengaitkan penafsiran hadis diatas dengan QS an-Najm ayat 39. Berikut bunyi ayatnya.

وَاَنْ لَّيْسَ لِلْاِنْسَانِ اِلَّا مَا سَعٰىۙ

Artinya, “Dan bahwasanya manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya.” Dari penggalan ayat diatas dapat ditafsirkan sebagai berikut.

  • Sejalan dengan terjemahan dari QS an-Najm ayat 39 tersebut. Manusia sejatinya tidak dapat memperoleh pahala dari Allah selain dari seluruh usaha serta apa yang dikerjakannya semasa ia hidup. Apabila ia telah meninggal, maka ia tidak mendapat pahala karena ia tidak mengerjakan amal shaleh.
  • Tetapi, mengenai bagaimana hukum sedekah pada ayat tersebut bersifat umum sehingga dapat dikhususkan atau dijelaskan oleh hadist hadist dari Bukhari dan Muslim. Bahwasanya sedekah dapat dilakukan oleh seorang anaknya dengan mengatasnamakan orang tuanya yang sudah meninggal.
  • Sebagian ulama menjelaskan bahwa inisiatif serta niat anak untuk bersedekah tersebut, merupakan hasil didikan orang tuanya semasa masih hidup. Sehingga, pahala sedekah yang dikhususkannya tersebut, layak orang tua tersebut peroleh.
  • Dan mengenai bagaimana hukum sedekah khususnya atas nama orang tua yang telah meninggal tentunya terdapat dalil atau sandaran hukum yang valid. Sehingga menjadikan hal tersebut bukan perkara yang bid’ah.

Potensi Adanya Perbedaan Pendapat

Setiap penafsiran dalam ayat-ayat Al-Quran, bisa saja melahirkan perbedaan pendapat yang beragam, hal tersebut tidak dapat dipungkiri. Karena itu, kita dapat kembali pada setiap persoalan terhadap Al-Quran dan Hadist serta bagaimana penafsiran para ulama.

Bila melihat pada hadis diatas, bagaimana hukum sedekah dengan mengatasnamakan orang tua boleh saja dilakukan. Tidak ada larangan mengenai hal tersebut begitu juga kepada sesama saudara muslim.

Tetapi, mengenai perkara pahala kita tentu tidak dapat memastikannya. Hal tersebut merupakan rahasia bagi Allah SWT, kita tidak memiliki kuasa akan hal tersebut.

Mari Bersedekah

Selagi kita masih bernyawa, sudah sewajibnya kita mendulang berbagai macam pahala. Salah satu amal pahala yang masih terus mengalir kendati seseorang telah tiada ialah amalan jariyah.

Anda dapat mendulang pahala tiada putus dengan melaksanakan amalan jariyah seperti pada program Waqaf di Yayasan Senyum Mandiri. Hal tersebut semata-mata menjadi perbekalan dikehidupan yang sebenarnya kelak.

Berbuat baik tentunya tidak perlu menunggu hingga harta bergelimang tiba. Berbuat baik seperti bersedekah dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja. Dan itulah penjelasan mengenai bagaimana hukum sedekah bagi orang yang telah meninggal.

Artikel Bagaimana Hukum Sedekah Bagi Orang yang Telah Meninggal? pertama kali tampil pada Senyum Mandiri Foundation.

]]>
https://senyummandiri.org/bagaimana-hukum-sedekah-bagi-orang-yang-telah-meninggal/feed/ 1
Tata Cara Wudhu yang Baik dan Benar https://senyummandiri.org/tata-cara-wudhu-yang-baik-dan-benar/ https://senyummandiri.org/tata-cara-wudhu-yang-baik-dan-benar/#respond Mon, 21 Nov 2022 03:15:32 +0000 https://senyummandiri.org/?p=8127 Mengetahui tata cara wudhu yang baik dan benar, merupakan kewajiban bagi umat muslim sebelum melaksanakan ibadah seperti shalat dan sebagainya. Sebab, wudhu menjadi salah satu syarat sahnya diterima amalan ibadah shalat. Wudhu memilki arti yakni menyucikan anggota badan tertentu dengan menggunakan air bersih. Namun bila tidak ada air, Allah memberikan Rukhsah (keringan) berupa Tayamum. Tayamum ... Baca Selengkapnya

Artikel Tata Cara Wudhu yang Baik dan Benar pertama kali tampil pada Senyum Mandiri Foundation.

]]>
Mengetahui tata cara wudhu yang baik dan benar, merupakan kewajiban bagi umat muslim sebelum melaksanakan ibadah seperti shalat dan sebagainya. Sebab, wudhu menjadi salah satu syarat sahnya diterima amalan ibadah shalat.

Wudhu memilki arti yakni menyucikan anggota badan tertentu dengan menggunakan air bersih. Namun bila tidak ada air, Allah memberikan Rukhsah (keringan) berupa Tayamum. Tayamum berarti membersihkan diri menggunakan tanah atau debu yang suci.

Dasar Hukum Dianjurkannya Bersuci dan Berwudhu

Anjuran untuk bersuci serta tata cara wudhu telah Allah perintahkan dalam QS. al-Maidah ayat 6 berikut.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

Artinya, “Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki.

Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu.

Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.” (QS. al-Maidah:6).

Selain itu dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda, “Allah tidak menerima shalat salah seorang kamu bila berhadas sampai ia berwudhu.” (HR. Bukhari). Mengetahui tata cara wudhu dan bersuci yang benar merupakan sebuah keharusan.

Sebab, berdasarkan kedua sumber diatas, islam menempatkan thaharah (kebersihan) sebagai tuntutan pertama. Karena itu, apabila kita beribadah tidak didasari dengan kesucian/kebersihan, maka ibadah kita tidak akan diterima.

Baca Juga: Tata Cara Tayamum yang Baik dan Benar

Berikut Tata Cara Wudhu yang Seusai Ajaran Islam

Lalu apa saja kiat-kiat dalam berwudhu yang mesti diketahui? Berikut cara wudhu yang baik dan benar dikutip dari Buku Panduan Sholat Lengkap (Wajib & Sunnah) karya dari Saiful Hadi El Sutha.

  1. Membaca Niat

Adapun bacaan niatnya sebagai berikut.

نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Arab latin, “Nawaitul whuduua liraf’il hadatsil asghari fardal lillaahi ta’aalaa.” Artinya, “Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadas kecil fardhu karena Allah ta’ala”

  1. Membasuh Kedua Telapak Tangan 3 kali

Tata cara wudhu selanjutnya yakni, membersihkan kedua telapak tangan hingga ke sela-sela jari sebanyak 3 kali. Pastikan air tersebar secara merata.

  1. Berkumur 3 kali

Setelah membasuh kedua telapak tangan, berkumur-kumur sebanyak tiga kali.

  1. Membersihkan Lubang Hidung 3 Kali

Setelah berkumur, bersihkan lubang hidung sebanyak tiga kali. Caranya dengan menghirup air ke dalam hidung, kemudian dikeluarkan kembali.

  1. Mengusap Muka 3 Kali

Langkah selanjutnya dalam tata cara wudhu yang baik, yakni membersihkan muka. Caranya, dengan membasuh air pada muka dari ujung kepala, hingga ke bawah dagu sebanyak tiga kali.

  1. Membasuh Kedua Tangan 3 Kali

Bersihkan tangan dari ujung jari hingga ke ujung siku sebanyak tiga kali. Pastikan air membasuh seluruh bagian lengan bawah tersebut.

  1. Membasuh Kepala 3 Kali

Cara selanjutnya yaitu, basuh kepala sebanyak tiga kali. Cukup mengusapkan sedikit air pada ujung kepala.

  1. Membersihkan Kedua Telinga 3 kali

Tata cara wudhu berikutnya dengan membersihkan bagian telinga. Bersihkan di sela-sela bagian telinga sehingga air tersebar secara merata.

  1. Membersihkan Kedua Kaki 3 Kali

Bersihkan kedua kaki dari mata kaki atau betis, menuju ujung jari jempol, lakukan pada kedua bagian kaki sebanyak tiga kali. Tahapan ini mesti diperhatikan lebih seksama. Sebab, kita harus memastikan air membasuh secara merata.

  1. Membaca Doa setelah Wudhu

Dan tata cara terakhir, sempurnakan dengan membaca doa setelah berwudhu, berikut bacaan doanya.

أَشْهَدُ أَنْ لآّاِلَهَ إِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اللّهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ

Arab latin, “Asyhadu allaa ilaaha illallaahu wahdahuu laa syariika lahu wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasuuluhu, allahummaj’alni minat tawwaabiina waj’alnii minal mutathahhiriina.”
Artinya, “Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan Allah.

Ya Allah, jadikanlah aku termasuk dalam golongan orang-orang yang bertobat dan jadikanlah aku termasuk dalam golongan orang-orang yang bersuci (shalih).”

Selaku umat muslim, kita mesti mengetahui cara bersuci yang baik. Karena pada hakikatnya, kebersihan merupakan sebagian dari Iman. Dan itulah artikel mengenai tata cara wudhu yang baik dan benar.

Artikel Tata Cara Wudhu yang Baik dan Benar pertama kali tampil pada Senyum Mandiri Foundation.

]]>
https://senyummandiri.org/tata-cara-wudhu-yang-baik-dan-benar/feed/ 0
Kisah Uwais Al-Qarni Pemuda Miskin yang Terkenal di Langit https://senyummandiri.org/kisah-uwais-al-qarni-pemuda-miskin-yang-terkenal-di-langit/ https://senyummandiri.org/kisah-uwais-al-qarni-pemuda-miskin-yang-terkenal-di-langit/#respond Thu, 17 Nov 2022 08:56:20 +0000 https://senyummandiri.org/?p=8116 Kisah Uwais Al-Qarni, hingga saat ini masih menginspirasi banyak orang. Namun, tidak banyak yang tahu, siapakah pemuda tersebut? Dikisahkan pada zaman Rasulullah SAW, ada seorang pemuda yang hidup dalam kemiskinan bernama Uwais Al-Qarni. Lahir dan dibesarkan di negeri Yaman, Uwais Al-Qarni tinggal bersama ibunya yang kini tengah mengalami kelumpuhan. Uwais Al-Qarni dan ibunya hidup di ... Baca Selengkapnya

Artikel Kisah Uwais Al-Qarni Pemuda Miskin yang Terkenal di Langit pertama kali tampil pada Senyum Mandiri Foundation.

]]>
Kisah Uwais Al-Qarni, hingga saat ini masih menginspirasi banyak orang. Namun, tidak banyak yang tahu, siapakah pemuda tersebut? Dikisahkan pada zaman Rasulullah SAW, ada seorang pemuda yang hidup dalam kemiskinan bernama Uwais Al-Qarni.

Lahir dan dibesarkan di negeri Yaman, Uwais Al-Qarni tinggal bersama ibunya yang kini tengah mengalami kelumpuhan. Uwais Al-Qarni dan ibunya hidup di zaman Rasulullah SAW.

Sehingga, ketika islam telah sampai di negeri Yaman, Uwais serta ibunya termasuk orang yang ikut mengucapkan dua kalimat syahadat. Kisah Uwais Al-Qarni sangat memilukan, ayahnya meninggal ketika ia masih kecil.

Sehingga Uwais pun hanya dibesarkan oleh kasih sayang ibunya. Setelah beranjak dewasa, Uwais ingin membalas jasa ibunya dengan cara berbakti meski penyakit kulit yang ia derita terus menggerogotinya.

Kisah Uwais Al-Qarni yang Ingin Berjumpa Rasulullah SAW

Selain dikenal berbakti, Uwais juga sangat merindukan sosok Rasulullah SAW. Maka dari itu, ia berinisiatif pergi ke Kota Madinah untuk bertemu, tak lupa ia meminta restu pada sang sang ibunda tercinta.

Sesampainya di Madinah, ternyata Baginda Rasul tengah memimpin peperangan sehingga ia hanya bertemu dengan Siti Aisyah RA. Teringat akan ibunya yang sedang sakit, Uwais pun beranjak kembali ke negeri asalnya sembari menitipkan salam pada Siti Aisyah RA.

Kisah Uwais Al-Qarni masih berlanjut, kendati belum bertemu dengan Rasulullah SAW. Akan tetapi, nama Uwais telah Rasulullah SAW beritahukan kepada para sahabatnya.

Sebagaimana hadis berikut, “Suatu ketika, apabila kalian bertemu dengan dia, mintalah doa dan istighfarnya. Dia adalah penghuni langit, bukan orang bumi,” (HR. Ahmad).

Baca Juga: Tips Semangat Menjalani Hidup

Kisah Uwais Al-Qarni Menggendong Ibunya ke Mekah

Ibu Uwais sangat merindukan kota Mekah, ia berkeinginan untuk pergi ke Baitullah demi melaksanakan  ibadah haji. “Anakku, mungkin Ibu tak lama lagi akan bersama dengan kamu, ikhtiarkan agar Ibu dapat mengerjakan haji,” pinta sang ibu kepada Uwais.

Uwais pun terkejut serta termenung akan permintaan ibunya, sebab perjalanan dari Yaman menuju Mekah terbilang cukup jauh. Ia harus melewati hamparan padang pasir yang tandus serta harus membawa perbekalan yang mencukupi.

Namun, semangatnya untuk berbakti kepada ibunya sangatlah besar. Sehingga dibelilah seekor lembu dan dibuatkan kandangnya. Setiap pagi, Uwais selalu bolak balik sembari menggendong lembu yang ia beli tersebut.

Orang-orang disekitarnya merasa keheranan dan menganggap Uwais orang yang aneh. Tanpa terasa, kini lembu milik Uwais telah berbobot 100 Kg. Kekuatan dan tenaga Uwais pun sudah sangat meningkat pesat.

Ternyata, alasan Uwais memangkul seekor lembu setiap paginya ialah, sebagai bentuk latihan untuk menggendong ibunya pergi ke Mekah kelak. Tibalah musim haji, akhirnya Uwais dapat mewujudkan keinginan ibunya untuk berkunjung ke Baitullah.

Kisah Uwais Al-Qarni saat Tawaf di Kabah

Betapa mulianya seorang Uwais Al-Qarni dalam memenuhi keinginan ibunya tercinta. Bahkan, ia masih berdiri dengan tegap sembari menggendong ibunya tawaf di Kabah. Ibunya terharu dan berlinang air mata saat melihat baitullah.

Di hadapan Kabah, Uwais dan ibunya berdoa, ” Ya Allah, ampuni semua dosa ibu,” Ucap Uwais. Sontak ibunya bertanya, “Bagaimana dengan dosamu?”.

Lantas Uwais menjawab, “Dengan terampunnya dosa Ibu, maka Ibu akan masuk surga. Cukuplah ridho dari Ibu yang akan membawaku ke surga.” Sebab keinginan hatinya yang tulus dan penuh cinta tersebut, Allah seketika memberikannya karunia.

Kisah Uwais Al-Qarni masih berlanjut, seketika itu juga penyakit kulit yang menggerogoti Uwais Allah sembuhkan. Hanya disisakan bekas penyakitnya sebesar bulatan putih pada tengkuknya.

Hikmah bulatan putih pada tengkuknya tersebut adalah sebagai tanda pengenal bagi sahabat Nabi yakni, Umar bin Khattab dan Ali bin Abi Thalib agar dapat mengenali Uwais Al-Qarni.

Kisah Uwais Al-Qarni Wafat

Selang beberapa tahun kemudian, Uwais Al-Qarni berpulang ke Rahmatullah. Banyak hal-hal aneh terjadi selama wafatnya Uwais Al-Qarni. Salah satunya, banyak orang yang takziah kepadanya.

Penduduk Yaman merasa heran dan bertanya-tanya, siapakah gerangan orang-orang yang bertakziah serta mengurusi jenazahnya tersebut? Sebab Uwais Al-Qarni bukanlah sosok yang terkenal dikalangan sekitar.

Rupanya, manusia manusia asing yang tidak penduduk Yaman kenali itu merupakan pasukan Malaikat yang di utus ke bumi. Mereka turun ke bumi untuk mengurus jenazah Uwais Al-Qarni. Kini penduduk Yaman pun tahu siapa Uwais itu sebenarnya.

Kisah pemuda berbakti bernama Uwais Al-Qarni hingga saat ini masih dikenang banyak orang. Begitu besar rasa cinta dan kasih sayangnya pada ibunya sehingga ia begitu terkenal di langit, namun tak dikenal di bumi.

Dari kisah diatas, semoga kita dapat meneladani sifat Uwais Al-Qarni. Dan semoga dari kisah Uwais Al-Qarni tersebut, kita termasuk golongan orang-orang yang berbakti pada orang tua.

Deskripsi: Kisah Uwais Al-Qarni, pemuda yang tidak dikenal di bumi, namun terkenal di langit. Tetapi tidak banyak yang tahu, siapakah pemuda tersebut?[]

Artikel Kisah Uwais Al-Qarni Pemuda Miskin yang Terkenal di Langit pertama kali tampil pada Senyum Mandiri Foundation.

]]>
https://senyummandiri.org/kisah-uwais-al-qarni-pemuda-miskin-yang-terkenal-di-langit/feed/ 0
Begini Tata Cara Tayamum, beserta Niat, dan Doa yang Benar https://senyummandiri.org/8112/ https://senyummandiri.org/8112/#comments Thu, 17 Nov 2022 08:41:24 +0000 https://senyummandiri.org/?p=8112 Mengetahui tata cara tayamum yang benar merupakan kewajiban bagi semua umat muslim karena merupakan salah satu cara bersuci dikala air tidak ada. Bersuci merupakan perintah yang dianjurkan sebelum melaksanakan ibadah. Pengertian tayamum sendiri yaitu, cara bersuci dengan menggunakan tanah atau debu yang suci sebagai rukhsah (keringanan) ketika tidak ada air. Sesuai penjelasan diatas, tayamum hanya ... Baca Selengkapnya

Artikel Begini Tata Cara Tayamum, beserta Niat, dan Doa yang Benar pertama kali tampil pada Senyum Mandiri Foundation.

]]>
Mengetahui tata cara tayamum yang benar merupakan kewajiban bagi semua umat muslim karena merupakan salah satu cara bersuci dikala air tidak ada. Bersuci merupakan perintah yang dianjurkan sebelum melaksanakan ibadah.

Pengertian tayamum sendiri yaitu, cara bersuci dengan menggunakan tanah atau debu yang suci sebagai rukhsah (keringanan) ketika tidak ada air. Sesuai penjelasan diatas, tayamum hanya diperbolehkan bila ada uzur (halangan) berupa tidak adanya air.

Dasar Hukum Dianjurkannya Tayamum

Selain itu, anjuran untuk bersuci dengan tayamum beserta tata cara tayamum telah Allah sebutkan dalam QS. al-Maidah ayat 6 sebagai berikut.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

Artinya, “Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai kedua mata kaki.

Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci);

usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.” (QS. al-Maidah:6)

Syarat-syarat Tayamum

Adapun mengenai syarat dan ketentuan tayamum yang pertama ialah, sudah memasuki waktu salat. Kedua, sudah berusaha mencari air, namun air tetap tidak ditemukan padahal waktu salat sudah masuk.

Ketiga, menggunakan tanah atau debu yang suci, Dan terakhir, menghilangkan najis. Selain mengetahui syarat dan ketentuannya, kita juga wajib mengetahui tata cara tayamum yang baik dan benar.

Adapun mengenai tata caranya, seperti yang dikutip dalam kitab ‘Bidayatul Hidayah’ karya Imam Al-Ghazali. Berikut tata caranya serta bacaan doa yang baik dan benar menurut Imam Al-Ghazali.

Berikut Tata Cara Tayamum dan Niat Tayamum

  1. Persiapan

Langkah pertama, siapkan tanah berdebu atau debu yang dirasa bersih. Para ulama memperbolehkan untuk menggunakan debu yang menempel pada kaca, tembok, atau tempat lain yang sekiranya bersih.

  1. Sunnah dan Posisi

Tata cara tayamum berikutnya, disunnahkan untuk menghadap kiblat, kemudian meletakkan kedua tangan pada debu. Posisi jari-jari pada kedua telapak tangan dirapatkan.

  1. Mengucapkan Doa dan Niat

Ketika posisi tangan masih berada pada debu, ucapkanlah basmallah dan niat. Niatnya adalah sebagai berikut. “Nawaytu tayammuma li istibaahati sholati lillahi ta’ala.”

Niat barusan diucapkan jika ingin melaksanakan ibadah salat saja. Jika ingin melaksanakan ibadah lain, maka beda bacaan niatnya.

  1. Mengusapkan Debu pada Wajah

Cara selanjutnya, usapkan kedua telapak tang pada bagian wajah. Usahakan untuk meratakan debu pada seluruh bagian wajah dalam satu kali usapan atau satu kali menyentuh debu.

Sebab, lebar wajah tidak akan melebihi lebar kedua telapak tangan. Sehingga, untuk meratakan debu di wajah cukup mengandalkan dugaan yang kuat (ghalibuzhan).

  1. Posisi Tangan

Tata cara tayamum selanjutnya, letakan kembali telapak tangan pada debu. Kali ini jari-jari diregangkan, kemudian tengadahkan kedua telapak tangan dengan posisi tangan kanan berada di atas tangan kiri.

Selanjutnya, rapatkan jari-jari serta usahakan ujung jari kanan tidak keluar dari telunjuk jari kiri. Atau telunjuk jari kanan tidak menyentuh telunjuk jari kiri.

  1. Mengusapkan pada Tangan

Usapkan tangan kiri di lengan kanan hingga ke siku, ratakan debu ke seluruh bagian lengan dengan cara memutarnya. Usap dari siku hingga jempol kiri bertemu kembali dengan jempol kanan. Lakukan hal yang sama pada bagian lengan lainnya.

  1. Berdoa Setelah Tayamum

Dan tata cara tayamum terakhir ialah, pertemukan kedua telapak tangan lalu usap di sela-sela jari. Kemudian, sebagian ulama juga menganjurkan untuk membaca doa bersuci setelah bertayamum, berikut doanya.

Doa Setelah Tayamum

Berikut bacaan doanya, “Asyhadu an laa Ilaaha illallah wahdahu laa syariika lahu. Wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuuluhu. Allahummaj’alni minat tawwaabiina, waj’alni minal mutatohhirina, waj’alni min ‘ibaadikas sholihiina. Subhanaka allahumma wa bihamdika astagfiruka wa atuubu ilaika.”

Tayamum hanya dapat dilakukan bila kondisi sedang darurat seperti tidak adanya air yang bisa dipakai untuk bersuci. Sebenarnya masih banyak daerah yang tidak mendapatkan akses air secara merata.

Oleh karena itu, Anda dapat menyalurkan donasi di Yayasan Senyum Mandiri untuk program Waqaf Sumur sebagai bentuk persaudaraan sesama muslim. Setelah mempelajari tata cara tayamum diatas, semoga bisa menjadi bekal ilmu di hari nanti.

Deskripsi: Mengetahui tata cara tayamum yang benar merupakan kewajiban bagi semua umat muslim karena merupakan salah satu cara bersuci dikala air tidak ada.[]

Artikel Begini Tata Cara Tayamum, beserta Niat, dan Doa yang Benar pertama kali tampil pada Senyum Mandiri Foundation.

]]>
https://senyummandiri.org/8112/feed/ 1