Hadirkan Sepiring Nasi Hangat dan Senyuman untuk Santri Yatim dan Lansia Dhuafa
“Setiap buka wadah beras, saya cuma berharap Adi, anak-anak saya, kakek dan neneknya Adi masih bisa makan besok,” ucap Nurhayati.
“Sejak suami meninggal, mau gak mau saya yang harus jadi tulang punggung keluarga. Setiap hari saya bekerja semampunya, seperti bantu-bantu cuci atau setrika baju tetangga.”
“Tapi, karena penghasilannya sedikit, kadang gak cukup.”
Begitulah keluh hati Bu Nuryati, Ibunda dari Adi, anak yatim binaan Senyum Mandiri.
Kisah Ibu Nuryati adalah potret nyata dari ribuan keluarga dhuafa, santri yatim, dan lansia di pelosok yang setiap hari masih harus berjuang demi sepiring nasi.
Ketika kita dengan mudah menikmati makanan hangat di meja makan, mereka kerap kali harus menakar porsi makan seirit mungkin agar persediaan yang tersisa cukup menyambung hidup hingga esok hari.
Melalui Program Sedekah Beras, Sahabat bisa menjadi perantara hadirnya senyum dan rasa tenang di meja makan Ibu Nuryati serta keluarga dhuafa lainnya.
Satu karung beras yang Sahabat kirimkan bukan sekadar bantuan pangan, melainkan penguat harapan bahwa mereka tidak pernah berjuang sendirian.
Bagi kita, sepiring nasi adalah hal lumrah yang selalu ada di meja makan. Namun bagi puluhan santri yatim dan lansia dhuafa di pelosok, sepiring nasi hangat adalah rezeki yang harus diperjuangkan setiap hari—bahkan sering kali mereka harus menakar porsi makan agar cukup hingga esok hari.
Melalui Program Sedekah Beras, Sahabat bisa menjadi perantara hadirnya ketenangan di dapur-dapur mereka. Satu karung beras yang kita kirimkan bukan sekadar makanan, melainkan penguat harapan agar mereka tahu bahwa mereka tidak berjuang sendirian.
Mengapa Sedekah Beras Jadi Amalan “Terbaik”?
Beras adalah kebutuhan pokok paling mendasar. Menyedekahkan beras berarti memastikan energi anak-anak yatim tetap terjaga untuk menghafal Al-Qur’an dan menuntut ilmu.
Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa yang memberi makan kepada seorang mukmin hingga membuatnya kenyang dari rasa lapar, maka Allah akan memasukkannya ke dalam salah satu pintu surga yang tidak dimasuki oleh orang lain.” (HR. Thabrani)
Ke Mana Sedekah Beras Sahabat Disalurkan?
Bantuan beras disalurkan secara berkala langsung ke:
Santri Yatim & Penghafal Al-Qur’an binaan.
Lansia Dhuafa yang sudah tidak mampu lagi bekerja berat.
Keluarga Prasejahtera di pelosok yang kesulitan memenuhi kebutuhan pangan pokok.
Bersama Senyum Mandiri, Berbagi Jadi Lebih Mudah & Berkah, InsyaAllah
Hanya mulai dari Rp100.000 / paket beras (atau patungan seikhlasnya), Sahabat sudah ikut mengalirkan pahala jariyah dari setiap butir beras yang dikonsumsi dan menjadi energi kebaikan.
Karena setiap butir beras yang kita titipkan bukan sekadar bantuan makanan, tetapi juga menjadi wujud kepedulian bahwa mereka tidak berjuang sendirian.
Yuk, salurkan Sedekah Beras terbaikmu melalui Yayasan Senyum Mandiri dan mari hadirkan lebih banyak senyum dari setiap piring nasi hangat yang mereka nikmati.
Doa & Donatur Terverifikasi (1)
👤
HeriRp25.000
06 September 2026
"Semua hutang lunas dilimpahkan rezeki yang barokah dan diberikan kemudahan dalam hidup"
Terima Kasih, Sahabat!
Pendaftaran sedekah berhasil dicatat. Silakan transfer melalui rekening resmi yayasan: