Sebagai umat Muslim, kita harus mengetahui bahwasanya terdapat beberapa amalan sunnah Idul Fitri yang bisa kita lakukan. Setelah menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan, umat Muslim kemudian akan menjumpai hari kemenangan.
Hari kemenangan tersebut dikenal sebagai Hari Raya Idul Fitri atau hari Lebaran. Pada momen ini, umat Muslim merayakan kebahagiaan sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan saling bermaafan.
Semuanya berkumpul untuk saling memaafkan, bahkan ada juga yang memberi uang THR. Hal ini seakan menjadi tradisi yang sudah lama melekat. Namun, meski berada pada suasana bahagia, tetap jangan lupakan beribadah kepada Allah SWT.
8 Amalan Sunnah Idul Fitri
Melansir dari laman NU Online, terdapat beberapa amalan sunnah saat pada hari raya Idul Fitri. Berikut penjelasan lengkapnya.
1). Menunaikan Salat Idul Fitri
Salah satu amalan sunnah Idul Fitri yang utama adalah menunaikan salat Idul Fitri. Hukum salat Ied yakni sunnah muakkadah (sangat dianjurkan). Sejak diberlakukan dari tahun ke-2 Hijriah, Rasulullah SAW senantiasa melaksanakannya hingga wafat.
Baca Juga: Begini Bacaan Niat Sholat Idul Fitri serta Tata Caranya!
2). Mandi Wajib
Selain menunaikan salat Ied, mandi wajib juga termasuk amalan sunnah Idul Fitri. Mandi ini bertujuan untuk membersihkan sekaligus mempersiapkan diri menyambut hari raya dengan keadaan yang lebih suci.
Waktu pelaksanaan mandi dimulai sejak tengah malam hingga sebelum pelaksanaan salat Ied. Berikut niat mandi Idul Fitri:
نَوَيْتُ غُسْلَ عِيْدِ الْفِطْرِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى
Artinya, “Aku niat mandi Idul fitri, sunnah karena Allah.”
3). Menghidupkan Malam Idul Fitri dengan Beribadah
Orang yang menghidupkan malam Idul Fitri, hatinya tidak akan mati. Hal ini juga termasuk amalan sunnah Idul Fitri selanjutnya. Terdapat 3 pendapat terkait bagaimana cara menghidupkan malam Idul Fitri.
Pertama, kegiatan ibadah malam Idul Fitri lebih dominan. Kedua, cukupkan dengan beribadah sesaat. Ketiga, melaksanakan salat Isya berjamaah dan bertekad untuk menunaikan salat Subuh berjamaah pula.
4). Perbanyak Membaca Takbir
Saat Idul Fitri, disunnahkan membaca takbir yang dimulai sejak terbenamnya matahari 1 Syawal, dan berakhir hingga takbiratul ihramnya Imam salat Ied bagi yang berjamaah.
Pendapat lain menyebutkan bahwa waktunya berakhir saat sudah memasuki waktu salat Ied yang dianjurkan, yaitu saat matahari naik sekitar satu tombak (+3, 36 M), baik ketika Imam sudah melaksanakan takbiratul ihram atau tidak.
5). Makan sebelum Berangkat Salat Ied
Amalan sunnah Idul Fitri selanjutnya adalah makan sesuatu terlebih dahulu sebelum melaksanakan salat Ied. Seseorang yang meninggalkan anjuran ini dihukumi makruh.
6). Membedakan Rute Pulang-Pergi ketika Salat Ied
Saat akan berangkat untuk melaksanakan salat Ied, dianjurkan untuk membedakan rute antara pulang dan pergi. Selain itu, rute keberangkatan pun dianjurkan agar lebih panjang dari rute pulang. Tujuannya ialah, agar lebih banyak memperoleh pahala saat dalam perjalanan ibadah.
7). Berhias Diri
Amalan sunnah lainnya yaitu merias diri. Kegiatan ini bertujuan sebagai ungkapan ekspresi kebahagiaan saat Idul Fitri.
Beberapa bentuk berhias diri antara lain memotong kuku, mandi, memakai wewangian, serta mengenakan pakaian terbaik (dianjurkan pakaian berwarna putih).
Baca Juga: Wajib Tahu! Pengertian Idul Fitri, Sejarah serta Maknanya
8). Mengucapkan Kalimat Selamat
Mengucapkan kalimat selamat Idul Fitri atau tah’inah di momen ini sangatlah dianjurkan. Kita bisa mengucapkan “Selamat Idul Fitri 1444 H”, “taqaballahu minna wa minkum”, atau bisa juga “Mohon maaf lahir dan batin” atau sebagainya.
Nah, itulah beberapa amalan sunnah saat Idul Fitri yang dapat dilakukan. Semoga kita semua dapat menyambut Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan sekaligus meraih keberkahan dari setiap amalan yang dilakukan. Aamiin.
2 pemikiran pada “Inilah 8 Amalan Sunnah Idul Fitri, Jangan Sampai Dilewatkan!”