Sombong dalam Islam? Berikut Pengertian dan Dampaknya

Sombong dalam Islam? – Sikap ini yang tidak disukai dalam Islam. Memahami pengertian sombong dan bagaimana Islam memandang perilaku ini sangat penting bagi umat Muslim yang berusaha menjalani kehidupan yang sesuai dengan ajaran agama. Artikel ini akan membahas pengertian sombong dalam Islam, dampak negatifnya, serta cara menghindari sikap sombong.

Pengertian Sombong dalam Islam

Sombong, atau dikenal juga sebagai takabbur dalam bahasa Arab, merujuk pada sikap merasa lebih superior atau lebih baik dari orang lain. Dalam pandangan Islam, sombong adalah salah satu sifat yang sangat dibenci oleh Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Muslim:

“Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi.” (HR. Muslim)

Al-Qur’an tentang Sombong

Al-Qur’an juga secara tegas mengecam sifat sombong. Salah satu ayat yang sering dijadikan rujukan adalah:

“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Luqman: 18)

Ayat ini mengingatkan kita bahwa Allah SWT tidak menyukai orang-orang yang bersikap sombong dan merasa diri mereka lebih baik dari orang lain.

Dampak Negatif Sifat Sombong

Sifat sombong membawa berbagai dampak negatif, baik secara pribadi maupun sosial. Berikut adalah beberapa dampak negatif dari sifat sombong:

  1. Menghalangi Masuknya Kebenaran: Orang yang sombong seringkali sulit menerima nasihat atau kebenaran dari orang lain. Mereka cenderung menolak pandangan atau pendapat yang berbeda dengan keyakinan mereka sendiri.
  2. Merusak Hubungan Sosial: Sikap sombong dapat merusak hubungan dengan orang lain. Orang yang sombong cenderung meremehkan dan tidak menghargai orang lain, yang pada akhirnya dapat menyebabkan konflik dan perpecahan.
  3. Menimbulkan Kebencian dan Iri Hati: Sifat sombong sering kali menimbulkan perasaan benci dan iri hati dari orang lain. Orang yang merasa diremehkan atau dipandang rendah oleh seseorang yang sombong akan merasakan ketidaknyamanan dan bahkan kebencian.
  4. Menghambat Pertumbuhan Pribadi: Sifat sombong dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan pribadi. Orang yang sombong cenderung merasa bahwa mereka sudah sempurna dan tidak perlu belajar atau berkembang lebih lanjut.

Cara Menghindari Sifat Sombong

Menghindari sifat sombong adalah hal yang sangat dianjurkan dalam Islam. Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghindari sikap sombong:

  1. Meningkatkan Kesadaran Diri: Menyadari bahwa semua kelebihan dan keistimewaan yang kita miliki adalah karunia dari Allah SWT. Tidak ada alasan untuk merasa lebih baik dari orang lain karena semua yang kita miliki pada akhirnya adalah pemberian dari Allah.
  2. Bersikap Rendah Hati: Selalu bersikap rendah hati dan menghormati orang lain, terlepas dari latar belakang atau status sosial mereka. Rasulullah SAW adalah teladan terbaik dalam hal ini, yang selalu bersikap rendah hati meskipun beliau adalah utusan Allah.
  3. Berkaca pada Diri Sendiri: Mengintrospeksi diri secara rutin untuk mengidentifikasi dan memperbaiki sikap sombong yang mungkin muncul. Bertanya kepada diri sendiri apakah tindakan atau pemikiran kita mencerminkan kesombongan dan berusaha untuk memperbaikinya.
  4. Mendekatkan Diri kepada Allah: Memperbanyak ibadah dan doa kepada Allah SWT untuk memohon perlindungan dari sifat sombong. Meminta kepada Allah untuk diberikan hati yang rendah hati dan jauh dari kesombongan.

Baca Juga: Apa itu Sombong dan Ujub? Begini Cara Mengatasinya Menurut Al-Qur’an

Kesimpulan

Sombong adalah sikap yang sangat dibenci dalam Islam dan memiliki banyak dampak negatif baik bagi individu maupun masyarakat. Islam mengajarkan pentingnya rendah hati dan menghormati orang lain. Dengan memahami pengertian sombong dan berusaha menghindarinya, kita dapat menjalani kehidupan yang lebih baik dan sesuai dengan ajaran Islam.

Karena itu kita harus membina sikap rendah hati dan selalu mengingat bahwa segala sesuatu yang kita miliki adalah karunia dari Allah SWT yang  akan membantu kita terhindar dari sifat sombong. Mari kita berusaha untuk selalu introspeksi diri dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kerendahan hati dalam setiap aspek kehidupan kita.

Tinggalkan komentar