Berbuka puasa dengan kurma merupakan salah satu sunah berbuka yang dianjurkan dalam Islam. Rasulullah SAW mencontohkan langsung kebiasaan ini sebagai cara terbaik untuk mengawali waktu berbuka.
Puasa tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih kesabaran serta mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dalam menjalankannya, Rasulullah SAW telah memberikan contoh sempurna, termasuk dalam tata cara berbuka puasa.
Di balik kesederhanaannya, sunah tersebut nyatanya memiliki banyak keutamaan, baik dari sisi kesehatan maupun nilai spiritual. Lantas, mengapa kurma begitu dianjurkan saat berbuka puasa? Berikut penjelasan lengkapnya.
Pentingnya Menyegerakan Berbuka Puasa
Salah satu anjuran dalam berbuka puasa adalah menyegerakan berbuka ketika waktu Maghrib tiba. Hal ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang tidak memberatkan umatnya. Sebagaimana hadis Rasulullah SAW berikut,
“Manusia akan tetap berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini menegaskan bahwa menyegerakan berbuka adalah amalan yang penuh keberkahan. Salah satu cara terbaik untuk melakukannya adalah berbuka puasa dengan kurma.
Anjuran Berbuka Puasa dengan Kurma
Berbuka puasa dengan kurma bukan sekadar kebiasaan, melainkan sunah yang langsung dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Tercantum dalam sebuah hadis berikut:
“Rasulullah ﷺ berbuka dengan ruthab (kurma basah) sebelum shalat. Jika tidak ada ruthab, maka dengan tamr (kurma kering), dan jika tidak ada, maka dengan air.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
Hadis tersebut menjadi dasar kuat bahwa kurma adalah pilihan utama saat berbuka. Namun jika tidak tersedia, air putih tetap menjadi alternatif yang dianjurkan.
Manfaat Kurma untuk Tubuh Saat Berpuasa
Selain mengikuti sunah, kurma juga memberikan banyak manfaat bagi tubuh, antara lain sebagai berikut:
1. Sumber energi alami
Kurma mengandung gula alami seperti glukosa dan fruktosa yang mudah diserap tubuh, sehingga membantu mengembalikan energi dengan cepat setelah berpuasa.
2. Ramah untuk perut kosong
Setelah seharian berpuasa, lambung berada dalam kondisi sensitif. Kurma membantu tubuh beradaptasi secara perlahan sebelum menerima makanan berat.
3. Kaya nutrisi penting
Kurma mengandung serat, vitamin, serta mineral seperti kalium dan magnesium yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh selama Ramadan.
Nilai Spiritual di Balik Berbuka Puasa dengan Kurma
Tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, sunah tersebut juga memiliki nilai spiritual yang tinggi. Dengan mengamalkannya, kita meneladani langsung kebiasaan Rasulullah SAW.
Selain itu, memulai berbuka dengan sesuatu yang sederhana membantu kita lebih fokus pada rasa syukur, bukan sekadar kenikmatan makanan. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
“Sesungguhnya setiap amal perbuatan itu tergantung niatnya, dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang ia niatkan.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hindari Kesalahan Saat Berbuka
Saat berbuka puasa tiba, sebagian orang langsung mengonsumsi makanan berat, gorengan, atau minuman manis buatan secara berlebihan. Padahal, kebiasaan ini dapat mengganggu pencernaan, badan lemas, dan nilai ibadah puasa menjadi berkurang.
Dengan membiasakan berbuka puasa dengan kurma, membuat tubuh lebih nyaman, juga ibadah setelahnya yakni shalat Maghrib dan Tarawih dapat dilakukan dengan lebih khusyuk.
Baca Juga: Lupa Makan Saat Puasa? Tenang, Ini Penjelasan Hukumnya dalam Islam
Nah, itulah penjelasan mengenai mengapa kurma menjadi pilihan utama saat berbuka puasa tiba. Semoga kita dapat istiqomah dalam mengamalkan amalan sunah ini serta senantiasa mendapatkan keberkahan dalam setiap ibadah yang kita lakukan. Aamiin.
Yuk, Berbagi Kebaikan bersama Yayasan Senyum Mandiri!
Bayangkan ada saudara-saudara kita di luar sana yang mungkin kesulitan mendapatkan hidangan berbuka, apalagi kurma sebagai sunah.
Melalui Yayasan Senyum Mandiri, kamu bisa menjadi jembatan kebaikan itu. Kami mengajak untuk ikut serta dalam program berbagi paket berbuka puasa untuk sesama. Setiap butir kurma yang kamu donasikan, setiap teguk air yang mereka nikmati dari bantuanmu, insya Allah akan menjadi pahala jariyah yang terus mengalir.