Puasa termasuk ke dalam ibadah yang melatih kesabaran, keikhlasan, dan juga kesadaran diri. Namun sebagai manusia, kita tentu tidak luput dari lupa dan khilaf, termasuk lupa makan saat puasa.
Lupa makan saat puasa mungkin pernah dialami oleh siapa saja. Tanpa sengaja, seseorang makan atau minum karena benar-benar tidak ingat bahwa dirinya sedang berpuasa.
Hal ini lantas menimbulkan pertanyaan, apakah puasanya tetap sah atau tidak dan bagaimana hukumnya dalam Islam? Berikut penjelasan lengkapnya.
Hukum Makan atau Minum karena Lupa saat Berpuasa
Dalam Islam, seseorang yang tanpa sengaja makan atau minum karena lupa, puasanya tetap sah dan dapat dilanjutkan. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW berikut:
“Barang siapa yang lupa sedang berpuasa, lalu ia makan atau minum, maka hendaklah ia menyempurnakan puasanya, karena sesungguhnya Allah-lah yang memberinya makan dan minum.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dari hadis tersebut, dapat kita pahami bahwa lupa bukanlah sesuatu yang disengaja. Oleh sebab itu, orang yang lupa makan saat puasa tidak mendapatkan dosa dan tetap melanjutkan puasanya seperti biasa.
Mengapa Islam Memberikan Keringanan Ini?
Islam merupakan agama yang penuh kasih sayang dan tidak memberatkan umatnya. Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tidak bisa lepas dari kesalahan, termasuk lupa.
Selain itu, syariat Islam juga memberikan keringanan bagi seseorang yang melakukan sesuatu tanpa sengaja atau dalam keadaan tidak sadar. Sebagaimana firman Allah SWT berikut:
“Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah.” (QS. Al-Baqarah: 286)
Ayat ini menunjukkan bahwa Islam memahami kelemahan manusia dan memberikan kelonggaran bagi mereka yang khilaf.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Terlanjur Makan atau Minum?
Lantas, apa yang harus kita lakukan jika sudah terlanjur makan atau minum? Berikut beberapa langkahnya:
- Segera berhenti saat ingat. Ketika sudah ingat bahwa sedang berpuasa, maka segeralah berhenti makan atau minum.
- Lanjutkan puasa. Setelah itu, tetap lanjutkan puasa seperti biasa karena kondisi ini tidak membatalkan puasa.
- Bersyukur kepada Allah. Kejadian tersebut dapat menjadi salah satu bentuk kasih sayang Allah yang memberikan rezeki tanpa kita sadari.
Bagaimana Jika Melihat Orang Lain Lupa Makan?
Dalam kondisi seperti ini, sebaiknya kita mengingatkan dengan cara yang baik dan lembut. Hal ini termasuk dalam bentuk amar ma’ruf nahi munkar, yaitu mengajak kepada kebaikan.
Namun jika orang tersebut belum sadar, maka hal itu masih bisa dimaklumi karena terjadi di luar kesengajaan.
Perbedaan antara Lupa dan Sengaja
Penting untuk dipahami bahwa ada perbedaan antara lupa dan sengaja dalam hal ini. Jika seseorang sengaja makan atau minum saat berpuasa, maka puasanya batal dan wajib menggantinya di hari lain. Bahkan dalam kondisi tertentu, ada kewajiban kafarat yang harus ditunaikan.
Sebaliknya, jika seseorang benar-benar lupa makan saat puasa, maka puasanya tetap sah dan tidak perlu mengantinya. Oleh karena itu, niat dan kesadaran menjadi hal yang sangat penting dalam menentukan hukum puasa seseorang.
Baca Juga: Ini! Hukum Membatalkan Puasa dengan Sengaja Simak Semuanya
Nah, itulah penjelasan mengenai lupa makan saat puasa dalam Islam. Semoga kita dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang dan penuh kesadaran, serta senantiasa mendapatkan keberkahan dalam setiap amal yang kita lakukan. Aamiin.
Di bulan yang penuh berkah ini, mari kita juga berbagi kebahagiaan dengan sesama. Bergabunglah dengan Yayasan Senyum Mandiri untuk membantu mereka yang membutuhkan. Setiap donasi yang kamu berikan dapat menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.