Tak dapat dimungkiri, berbuka puasa menjadi momen yang paling ditunggu terutama bagi umat Islam yang menjalankan ibadah puasa.
Ada beberapa amalan sunnah yang bisa dilakukan sesuai ajaran Rasulullah SAW agar berbuka tidak sekadar membatalkan puasa. Dengan mengamalkannya, kita dapat memaksimalkan pahala dan keberkahan di bulan suci ini.
5 Amalan Sunnah Berbuka Puasa
Rasulullah SAW sebagai pemimpin umat Islam selalu mengajarkan beberapa amalan kepada umatNya, termasuk saat berbuka puasa. Berikut 5 amalan sunnah yang dapat kita lakukan.
1). Menyegerakan Buka Puasa
Dari Sahl bin Sa’ad, Rasulullah SAW bersabda,
لَا يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ
Artinya: “Manusia selalu dalam keadaan baik selama mereka segera berbuka (bila waktunya telah tiba).” (HR. Bukhari)
Sesuai dengan hadits di atas, amalan sunnah pertama yang Rasul ajarkan yaitu menyegerakan berbuka puasa. Oleh karena itu, mulai dari sekarang jangan menunda-nunda lagi ya jika waktu berbuka sudah tiba.
2). Membaca Doa Berbuka Puasa
Saat waktu berbuka telah tiba, seorang muslim dianjurkan membaca doa buka puasa. Berikut bacaan doanya:
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Allaahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birahmatika yaa arhamar-roohimiina.
Artinya: “Ya Allah, untukMu aku berpuasa, dan kepadaMu aku beriman, dan dengan rezekiMu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang,”
Atau bisa membaca doa buka puasa sesuai dengan hadits riwayat Abu Dawud,
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ
Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu wa tsabatal ajru insyaAllah
Artinya: “Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insya Allah.”
Baca Juga: Amalan Sunnah Bulan Ramadhan yang Dilakukan Rasul, Jangan Lewatkan!
3). Berbuka dengan Makanan Manis
Amalan sunnah berbuka puasa selanjutnya yang Rasul contohkan adalah berbuka dengan makanan yang manis terlebih dahulu. Bukan tanpa alasan, makanan manis disinyalir mampu mengembalikan energi yang hilang setelah seharian berpuasa.
Rasulullah SAW biasa membatalkan puasa dengan beberapa butir kurma. Jika tidak tersedia, beliau cukup meminum air. Hal ini dijelaskan melalui hadits riwayat Anas bin Malik,
“Rasulullah SAW berbuka puasa dengan makan berapa biji kurma muda, jika tidak ada maka dengan beberapa butir kurma, jika tidak ada maka beberapa teguk air,” (HR. Abu Ya’la, Al Bazzar dan Ath Thabrani).
4). Makan Secukupnya
Sesungguhnya Allah SWT tidak menyukai orang-orang yang berlebihan. Termasuk dalam hal makanan. Makan secara berlebihan sangat tidak dianjurkan, ini merupakan amalan sunnah berbuka puasa yang kerap Rasul peringatkan.
Larangan ini hadir lantaran masalah kesehatan yang ditimbulkan akibat makan berlebihan tidak bisa dianggap sepele. Bahkan, larangan ini tercantum dalam QS. Al-A’raf ayat 31, berikut terjemahannya:
“Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (Al-A’raf: 31).
5). Memberi Makan pada Orang yang Berbuka
Dan amalan sunnah berbuka puasa terakhir yang sesuai ajaran Rasul adalah, memberi makan untuk orang yang berbuka puasa. Selain karena mendapat pahala berlipat setara orang yang berpuasa, juga turut membantu sesama.
“Barangsiapa memberikan makan orang yang berpuasa, baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. At-Tirmidzi no. 807).
Nah itulah 5 amalan sunnah berbuka puasa sesuai ajaran Rasulullah SAW. Semoga kita semua bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Aamiin.
Selagi bulan Ramadan masih berjalan, mari kita maksimalkan bulan mulia ini dengan mengerjakan banyak amalan, seperti berbagi makanan buka puasa untuk anak yatim melalui Yayasan Senyum Mandiri.
Satu pemikiran pada “5 Amalan Sunnah Berbuka Puasa sesuai Ajaran Rasul, Apa Saja?”