Keistimewaan Malam Lailatul Qadar, Malam yang Lebih Baik dari Seribu Bulan

Tidak banyak yang tahu keistimewaan malam Lailatul Qadar begitu banyak sekali, bahkan dikatakan malam tersebut lebih baik dari seribu bulan. Bulan Ramadan memang bulan yang sangat identik dan istimewa bagi umat Muslim.

Lantaran pada bulan Ramadan, seluruh amalan kebaikan akan dilipatgandakan balasannya. Dan salah satu malam yang amat dinantikan kedatangannya pada bulan Ramadan yaitu malam Lailatul Qadar. Lantas, mengapa malam ini begitu dinantikan?

Apa Itu Malam Lailatul Qadar?

Sebelum mengetahui apa saja keistimewaan malam Lailatul Qadar, simak terlebih dahulu mengenai pengertiannya. Lailatul Qadar adalah malam ketika Allah SWT menurunkan wahyuNya pertama kali.

Wahyu yang berupa ayat Al-Quran itu diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantara malaikat JIbril. Lailatul Qadar juga kerap dimaknai sebagai malam saat malaikat berbondong-bondong turun ke bumi untuk membawa kedamaian, keberkahan, hingga menjelang fajar tiba.

Berikut Keistimewaan Malam Lailatul Qadar

Malam Lailatul Qadar sangat dinantikan oleh seluruh umat Islam lantaran begitu istimewa. Pada waktu malam tersebut, seluruh umat Muslim akan mengisinya dengan berdiam diri (itikaf) di dalam masjid sembari melakukan amalan ibadah lainnya.

Lalu, apa saja keistimewaan malam ini? Berikut 5 pembahasannya.

1). Lebih Baik dari Seribu Bulan

Peristiwa Lailatul Qadar dimuat secara khusus dalam satu surat di dalam Al-Quran dan itu merupakan Keistimewaan malam Lailatul Qadar yang pertama. Surat itu bernama Al-Qadr yang berjumlah 5 ayat.

Dalam surat itu dijelaskan bahwa malam Lailatul Qadar lebih baik daripada seribu bulan.

لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ

Artinya: “Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan.” (Qs. Al-Qadr: 3).

Syekh Abdul Halim Mahmud di dalam Syahr Ramadan menghitung seribu bulan setara dengan 83 tahun 4 bulan.

“Seribu bulan adalah delapan puluh tiga tahun empat bulan. Itu merupakan standar umum umur manusia. Lailatul Qadr (alfu syahrin) lebih baik dari umur manusia; dari umur setiap manusia, baik umur manusia di masa lalu maupun umur manusia di masa mendatang. Intinya, lailatul qadr lebih baik dari (usia) zaman,” ujar Syekh Abdul Halim.

2). Dosa-dosa yang Lalu akan Diampuni

Keistimewaan malam Lailatul Qadar selanjutnya adalah, barang siapa yang menunaikan sholat di malam itu maka dosa-dosanya yang telah lalu akan dihapuskan. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadis riwayat Abu Hurairah berikut.

“Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni,” (HR Bukhari).

3). Doa-doa akan Dikabulkan

Syekh Ahmad Thayyib pernah mengatakan, segala doa yang tidak diterima di waktu-waktu lain, maka akan diterima di malam Lailatul Qadar. Oleh karena itu, dianjurkan untuk untuk memperbanyak ibadah seperti Sholat, mengaji, istigfar, dsb.

4). Malam yang Penuh Berkah

Keistimewaan malam Lailatul Qadar tidak hanya berhenti sampai di situ saja. Dalam surat Ad-Dukhan ayat 3, dijelaskan bahwa pada malam itu keberkahan akan datang memenuhi.

اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةٍ مُّبٰرَكَةٍ اِنَّا كُنَّا مُنْذِرِيْنَ

Artinya, “Sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam yang diberkahi. Sungguh, Kamilah yang memberi peringatan.”

5). Dicatatkannya Takdir Tahunan

Masih pada surat yang sama yakni pada ayat 4, dijelaskan bahwa keutamaan lain dari malam penuh kemuliaan ini adalah dicatatkannya takdir tahunan.

فِيْهَا يُفْرَقُ كُلُّ اَمْرٍ حَكِيْمٍۙ

Artinya, “Pada (malam itu) dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.” Pada kata “segala urusan” dari ayat di atas, beberapa ulama menafsirkan bahwa kata itu berkaitan dengan kehidupan makhluk hidup.

Seperti kehidupannya, rezeki, nasib baik dan buruk, dan lain-lain. Sehingga, malam Lailatul Qadar ditetapkan sebagai malam penetapan Allah SWT bagi perjalanan hidup manusia.

Tanda-tanda Kedatangan Malam Lailatul Qadar

Setelah mengetahui keistimewaan malam Lailatul Qadar, mungkin masih banyak dari kita yang tidak tahu kapan malam tersebut turun. Turunnya malam ini memang sudah menjadi rahasia Allah SWT. Alias, tidak ada yang tahu kapan tepatnya.

Namun, berdasarkan hadis riwayat Aisyah RA, malam kemuliaan ini diyakini turun pada tanggal ganjil dari sepuluh terakhir di bulan Ramadan. “Carilah Lailatul Qadar itu pada tanggal gasal dari sepuluh terakhir pada bulan Ramadan.” (HR. Bukhari).

Adapun tanda-tanda kedatangan malam Lailatul Qadar adalah sebagai berikut.

a). Udara serasa sejuk & suasana tenang.

b). Matahari terbit dengan teduh.

Masya Allah, begitu mulia sekali malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Dengan mengetahui keistimewaan malam Lailatul Qadar yang begitu banyak, dapat membuat kita menjadi lebih beriman terhadap Allah SWT

Satu pemikiran pada “Keistimewaan Malam Lailatul Qadar, Malam yang Lebih Baik dari Seribu Bulan”

Tinggalkan komentar