Pahami! Inilah Sunah Mencukur Bulu Kemaluan Berserta Adab dan Tatacaranya

Mencukur bulu kemaluan adalah sunah dalam Islam yang seringkali diabaikan atau kurang dipahami oleh banyak umat Muslim. Namun, tindakan ini memiliki dasar yang kuat dalam ajaran Rasulullah SAW dan bermanfaat dalam menjaga kebersihan serta mengikuti ajaran dan anjuran dari Sunah Rasulullah SAW.

Mencukur bulu kemaluan adalah sunah yang dianjurkan dari Rasulullah SAW, yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar. Dalam hadis ini, Rasulullah SAW bersabda:

“Cukurlah bulu kemaluan dan jangan biarkan tumbuh panjang, karena hal itu lebih bersih dan lebih baik untuk menjaga kebersihan”. (HR. Muslim).

Hadis ini menggaris bawahi pentingnya menjaga kebersihan tubuh, khususnya area kemaluan, dan bahwa mencukur bulu kemaluan adalah tindakan yang dianjurkan dalam Islam.

Baca Juga: Sunah Menggunting Kuku, beserta Adab dan Tatacaranya

Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi dalil, adab, dan tata cara mencukur bulu kemaluan dengan lebih rinci.

Adab Mencukur Bulu Kemaluan

  1. Berniat dan Berdo’a dengan Ikhlas

Sebelum memulai mencukur bulu kemaluan, penting untuk memilki niat dan mengucapkan do’a. Niatkan tindakan ini sebagai ibadah dan sebagai upaya untuk mengikuti tuntunan Rasulullah SAW. Saat ini belum ada kejelasan dari niat dan do’a yang harus diucapkan ketika mencukur bulu kemaluan. Namun ada satu hadits Rasulullah SAW yang meriwaykan seperti ini,

ستر ما بين أعين الجن وعورات بني آدم إذا دخل أحدكم الخلاء أن يقول : بسم الله

Terjemahan:

“Penutup antara pandangan jin dan aurat nabi adam adalah ketika mereka masuk kamar mandi, mengucapkan Basmallah”. (HR. Tirmidzi).

  1. Menjaga Kebersihan

Sebelum mencukur, pastikan untuk membersihkan area tersebut dengan baik. Anda dapat menggunakan air dan sabun untuk memastikan area tersebut bersih sebelum mencukur.

إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلتَّوَّٰبِينَ وَيُحِبُّ ٱلْمُتَطَهِّرِينَ

Terjemahan:

“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” (QS. Al-Baqarah ayat 222). Menjaga kebersihan adalah bagian dari mensucikan diri.

Tatacara Mencukur Bulu Kemaluan

  1. Persiapkan Alat yang dibutuhkan

Sebelum memulai mencukur bulu kemaluan, pastikan mempersiapkan alat yang dibutuhkan seperti, gunting kecil atau alat cukur lainnya, air hangat, sabun, krim/minyak, air bersih, dan handuk. Hal ini diperlukan agar tidak ada bagian yang terlewat ketika memulai mencukur.

  1. Membaca Do’a (Basmallah)

Setiap apa yang akan kita kerjakan, khususnya yang bernilai kebaikan haruslah diawali dengan mengucapkan Bismillahirahmanirahiim, apalagi ini adalah kegiatan yang sunah tentang kebersihan dan tentunya akan bernilai ibadah di sisi Allah SWT.

  1. Mandi Air Hangat

Sebelum memulai kegiatan mencukur, pastikan kita mandi atau bilas area yang akan dibersihkan menggunakan air hangat. Mandi air hangat selain membersihkan tubuh juga dengan suhu yang hangat akan membuka pori-pori kulit kita lebih cepat, sehingga dapat mempermudah ketika mulai mencukur dan mengantisipasi terjadainya luka ketika selesai mencukur bulu kemaluan.

  1. Oleskan Krim atau Minyak

Oleskan krim atau minyak terlebih dahulu, hal ini berfungsi untuk mempermudah ketika mencukur bulu kemaluan, dan dapat menghindari cedera dan iritasi yang tidak diiinginkan.

  1. Mulai Mencukur

Ambil gunting dan pisau cukur, mulailah mencukur dengan hati – hati, jika ada kaca pastikan sambil berkaca dan dalam keadaan cahaya yang memadai.

Cukurlah secara perlahan dan berhati-hati dengan bagian kulit yang sensitif dan pastikan mencukur dengan bersih, rapih, dan berhati – hati.

  1. Perawatan Setelah Bercukur

Setelah mencukur, pastikan untuk membersihkan sisa-sisa rambut dengan baik, mencuci area tersebut dengan seksama, mengeringkannya dengan lembut, dan memastikan tidak ada rambut yang tertinggal.

  1. Berdo’a

Setelah selesai melakukan sunah Rasulullah SAW diatas, pastikan selalu ditutup dengan do’a dan kalimat – kalimat yang baik, hal ini adalah bentuk rasa syukur atas apa yang telah Allah SWT karuniakan kepada kita.

Dengan mengikuti adab dan tata cara ini, Anda dapat menjalankan sunah mencukur bulu kemaluan sesuai dengan ajaran Islam. Meskipun tidak ada hadis yang merincikan langkah-langkah secara rinci, sunah ini didasarkan pada prinsip-prinsip Islam yang lebih luas, seperti menjaga kebersihan dan ketaatan kepada Allah SWT.

Nantikan artikel kami lainnya, hanya di Yayasan Senyum Mandiri. Tak hanya menyajikan artikel menarik dan informatif saja, Kami juga membukakan jalan bagi Sahabat untuk menunaikan Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf.

Informasi lebih lengkapnya bisa klik disini!

Rekening Donasi

Tinggalkan komentar