Jenis Jenis Taubat yang Patut Anda Ketahui, Ayo Taubat Sebelum Terlambat!

Sebagai seorang Muslim, kita harus mengetahui jenis jenis taubat dan keutamaan yang didapat setelah kita bertaubat. Keutamaan bertaubat diantaranya bisa mendatangkan nikmat dan kasih sayang Allah SWT. Sebagaimana dalam QS an-Nisa ayat 110 berikut,

وَمَنْ يَّعْمَلْ سُوْۤءًا اَوْ يَظْلِمْ نَفْسَهٗ ثُمَّ يَسْتَغْفِرِ اللّٰهَ يَجِدِ اللّٰهَ غَفُوْرًا رَّحِيْمًا

Artinya, “Dan barangsiapa berbuat kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian dia memohon ampunan kepada Allah, niscaya dia akan mendapatkan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.”

Jenis Jenis Taubat dan pengertiannya

Taubat merupakan pertanda kasih sayang Allah SWT kepada hambanya. Pintu taubat akan terbuka bagi mereka yang benar-benar menyesal atas kesalahan yang telah diperbuat.

Penyesalan merupakan salah satu pilar penting dalam syarat bertaubat. Kemudian, taubat dibuktikan dengan tekad yang kuat untuk berhenti mengulangi dosa atau kesalahan yang sama.

Taubat juga sebaiknya diiringi dengan mengerjakan amal perbuatan soleh. Sebab orang yang telah bertaubat, akan dimudahkan ketika melaksanakan amal-amal soleh demi menghapus dosa-dosanya.

Jenis Jenis Taubat Menurut Imam Al-Ghazali

Imam All-Ghazali mengelompokkan jenis taubat berdasarkan kualitas amal seseorang. Kategorinya terdiri dari 3 jenis, diantaranya Taubat, Firar, dan Inabat. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut.

1.) Taubat

Menurut Imam Al-Ghazali, taubat memiliki arti kembali dari kemaksiatan menuju ketaatan. Misalnya, seseorang yang tadinya gemar bermaksiat, lantas ia bertekad untuk meninggalkannya.

2.) Firar

Jenis jenis taubat kedua menurut Imam Al-Ghazali yaitu Firar, artinya tindakan ‘lari’ dari kemaksiatan menuju ketaatan. Pelaku firar adalah mereka yang sengaja menghindari dari berbagai perbuatan maksiat.

Contohnya, menghindari korupsi, menghindari minuman keras, menghindari perbuatan tercela, dan lain sebagainya. Golongan ini merupakan mereka yang giat memperbaiki diri.

3.) Inabat

Dan jenis jenis taubat menurut Imam Al-Ghazali yang terakhir ialah Inabat. Golongan inabat adalah mereka yang gemar bertaubat berulang-ulang, meskipun mereka tidak melakukan perbuatan dosa.

Mereka selalu mendekat kepada Allah dengan penuh kesadaran diri, serta menjadikan taubat sebagai kebiasaannya.

Baca Juga: Cara mengatasi inseccure dalam islam

Jenis Jenis Taubat Menurut Pelaksanaannya

Lalu, apa saja macam-macam taubat bila ditinjau dari segi pelaksanaannya? Setidaknya ada 4 macam jenis yang harus Anda ketahui. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut!

1.) Taubat secara Lisan

Taubat secara lisan merupakan langkah formal yang bisa dilakukan semua orang. Cara mudahnya yaitu dengan mengucapkan kalimat istighfar. Tak hanya itu, mengucap kalimat istighfar (Astgahfirullahal’adzim) juga berupa sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

2.) Taubat di Dalam Hati

Jenis jenis taubat dari segi pelaksanaannya yang kedua yaitu, taubat dari dalam hati. Orang yang melakukan jenis taubat ini, berkomitmen untuk tidak mengulangi tindakan maksiat yang pernah ia lakukan.

Penyesalan yang begitu mendalam dan tulus dari hati, yang menjadi dasar seseorang untuk melakukan jenis taubat ini. Ia juga bertekad untuk tidak mengulangi dosa yang sama.

3.) Taubat dengan Diiringi Perbuatan Baik

Bila seseorang telah menyatakan dirinya bertaubat, alangkah baiknya ia menyertakannya dengan melakukan banyak amal perbuatan soleh. Karena sebagaimana hadis Nabi Muhammad SAW berikut,

“Susulkan dosa dengan kebajikan, niscaya kebajikan itu akan menghapusnya” (HR Tirmidzi). Maka, akan lebih baik bagi seseorang untuk mengiringi perbuatan baik dalam langkah tepatnya itu.

4.) Taubat yang Sesungguhnya

Dan jenis jenis taubat yang terakhir ialah taubat yang sesungguhnya, atau disebut juga dengan sebutan taubat Nasuha. Seseorang yang melakukan jenis taubat ini, maka ia benar-benar berniat untuk bertaubat hanya karena Allah.

Ia akan melepaskan diri dari segala ketergantungan kepada makhluk, dan hanya menuju kepada Allah SWT semata. Orang yang melakukan taubat nasuha, mampu untuk membersihkan pikirannya dari segala perbuatan dosa.

Oleh karena itu, ia bisa menjalankan aktivitasnya dengan penuh keimanan. Selain itu, ia akan giat untuk mendulang pahala dari berbagai amal soleh hal ini semata-mata karena Allah SWT.

Sebagai makhluk hidup yang bernyawa, ajal pasti akan menjemput kita semua kapanpun dan di manapun itu terjadi. Maka dari itu, mari kita bertaubat dan memohon ampun kepada Allah SWT. Demikianlah artikel mengenai jenis jenis taubat yang bisa Kami sampaikan, semoga bermanfaat, Terimakasih!

Tinggalkan komentar