Ketahuilah 5 Amalan Bulan Syawal yang Mendatangkan Pahala Berlimpah

Ada sejumlah amalan bulan Syawal yang bisa dikerjakan oleh setiap Muslim yang beriman. Beberapa amalan tersebut tentunya akan mendatangkan pahala berlimpah bagi yang mengerjakannya semata-mata karena Allah SWT.

Adapun, Syawal merupakan bulan kemenangan bagi umat Islam yang telah menjalani puasa di bulan Ramadan. Melalui Dalil Al Falihin, Muhammad bin Allan Al Shiddiqi mengatakan, kata Syawal diambil dari kalimat Sya-lat al-ibil yang berarti seekor unta yang mengangkat ekornya.

Pendapat lain mengatakan bahwa Syawal berasal dari kata syala yang berarti meninggi. Lantaran di bulan ini umat Islam mendapatkan peningkatan derajat di sisi Allah SWT atas serangkaian ibadah yang dikerjakannya selama bulan Ramadan.

Berikut Beberapa Amalan Bulan Syawal

Banyak beberapa amalan di bulan Syawal yang terdiri dari puasa. Ibnu Rajab Al-Hambali dalam kitab Latha’if al-Ma’rif menjelaskan, bahwasanya berpuasa di bulan Syawal seusai Ramadan akan menyempurnakan ganjaran berpuasa setahun penuh.

Tanpa berlama-lama, berikut sejumlah amalan di bulan Syawal yang bisa Anda kerjakan.

1). Puasa 6 Hari

Amalan bulan Syawal pertama yaitu puasa 6 hari yang memiliki keutamaan layaknya berpuasa sepanjang tahun. Hal ini disebutkan sebagaimana dalam riwayat yang berasal dari Abu Ayub Al-Anshari, Rasulullah SAW bersabda:

Barang siapa berpuasa Ramadan lalu melanjutkannya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka itu setara dengan puasa sepanjang tahun.” (HR Muslim, Imam Ahmad juga meriwayatkan dari hadits Jabir).

Selain itu, Tsauban meriwayatkan dalam sebuah hadis yang berbunyi, “Puasa Ramadan pahalanya senilai dengan puasa sepuluh bulan dan puasa enam hari pahalanya senilai dengan puasa dua bulan. Jumlah semuanya satu tahun penuh.” (Diriwayatkan Sa’id bin Manshur dengan sanadnya dari Tsauban).

2). Puasa Senin Kamis

Sejumlah ulama menyebutkan puasa senin dan kamis merupakan amalan bulan Syawal selanjutnya yang kerap dilakukan Rasulullah SAW. Dari Aisyah RA, ia berkata,

Rasulullah SAW sangat antusias dan bersungguh-sungguh dalam melakukan puasa pada hari Senin dan Kamis.” (HR. Tirmidzi, An-Nasai, Ibnu Majah, Imam Ahmad).

3). Puasa Ayyamul Bidh

Amalan selanjutnya di bulan Syawal ialah puasa Ayyamul Bidh. Puasa sunnah ini dikerjakan di setiap tanggal 13, 14, serta 15 (dari bulan Hijriah) setiap bulannya.

Puasa Ayyamul Bidh ini merupakan amalan bulan Syawal yang juga memiliki keutamaan sungguh luar biasa. Berdasarkan riwayat Bukhari yang berasal dari Abdullah bin ‘Amr bin Al’Ash RA, mengatakan,

صَوْمُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ صَوْمُ الدَّهْرِ كُلِّهِ

Artinya, “Puasa tiga hari di setiap bulannya adalah seperti berpuasa sepanjang tahun.” (HR Bukhari).

Baca Juga: Muslim Harus Tahu! Keutamaan Puasa Asyura Sebagaimana Haditsnya

4). Menyambung Tali Silaturahmi

Sebagai umat Muslim, Kita harus menjunjung erat tali persaudaraan antar sesama. Sebab, Allah SWT tidak menyukai umatnya yang saling membenci satu sama lain. Di samping itu, sebagai makhluk sosial tentu kita harus saling rukun antar sesama.

Nah, salah satu amalan bulan Syawal yang bisa Kamu lakukan yaitu menyambung tali silaturahmi. Perintah silaturahmi pernah ditegaskan dalam hadis yang berasal dari Abu Ayub Al-Anshari, ia berkata bahwasanya Rasulullah SAW bersabda,

تَعْبُدُ اللَّهَ لاَ تُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا، وَتُقِيمُ الصَّلاَةَ، وَتُؤْتِي الزَّكَاةَ، وَتَصِلُ الرَّحِمَ، ذَرْهَ

Artinya, “Beribadahlah pada Allah SWT dengan sempurna jangan syirik, dirikanlah salat, tunaikan zakat, dan jalinlah silaturahmi dengan orang tua dan saudara.” (HR Bukhari).

5). Bersedekah

Dan amalan terakhir yaitu sedekah. Sedekah sejatinya dapat dilakukan kapan saja. Amalan ini sangat dicintai oleh Allah SWT, bahkan balasan bagi orang yang mengerjakannya sungguh luar biasa.

Demikianlah pembahasan kita kali ini. Semoga dengan mengetahui sejumlah amalan bulan Syawal diatas, Kita semua bisa dan senantiasa melaksanakannya.

Amalan Bulan Syawal yang Mendatangkan Pahala Berlimpah

6). Melanjutkan Amal Baik Di Bulan Ramadhan

Hanya karena bulan Ramadhan telah usai, bukan berarti Amalan-amalan baik yang dilakukan juga selesai.

Saat bulan syawal tiba, hendaknya umat Muslim dapat istiqomah dalam kebaikan. Ramadhan harus dijadikan sebagai awalan yang tiada akhir untuk berbuat baik.

7). Menikah

Amalan bulan syawal yang bisa dilakukan seorang Muslim selanjutnya ialah menikah.
Sebagaimana hadits Nabi Muhammad SAW berikut ini:

عن عَائِشَة رَضِيَ اللَّه عَنْهَا قَالَتْ: تَزَوَّجَنِي رَسُول اللَّه صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي شَوَّال، وَبَنَى بِي فِي شَوَّال، فَأَيّ نِسَاء رَسُول اللَّه صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ أَحْظَى عِنْده مِنِّي؟ قَالَ: وَكَانَتْ عَائِشَة تَسْتَحِبّ أَنْ تُدْخِل نِسَاءَهَا فِي شَوَّال.

Dari ‘Aisyah radliyallahu ‘anha berkata: Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menikahiku di bulan Syawal, dan mulai mencampuriku juga di bulan Syawal, maka istri beliau manakah yang kiranya lebih mendapat perhatian besar disisinya daripada aku? Salah seorang perawi berkata, Dan Aisyah merasa senang jika para wanita menikah di bulan Syawal. (HR Muslim dan at-Tirmidzi).

Namun, menikah ini hanya diperuntukan bagi orang yang mampu saja, sehingga tidak ada penekanan harus menikah di bulan syawal. Sebagaimana dijelaskan oleh Imam Nawawi dalam Syarah Muslim.

فِيهِ اسْتِحْبَاب التَّزْوِيج وَالتَّزَوُّج وَالدُّخُول فِي شَوَّال، وَقَدْ نَصَّ أَصْحَابنَا عَلَى اسْتِحْبَابه، وَاسْتَدَلُّوا بِهَذَا الْحَدِيث، وَقَصَدَتْ عَائِشَة بِهَذَا الْكَلَام رَدّ مَا كَانَتْ الْجَاهِلِيَّة عَلَيْهِ، وَمَا يَتَخَيَّلهُ بَعْض الْعَوَامّ الْيَوْم مِنْ كَرَاهَة التَّزَوُّج وَالتَّزْوِيج وَالدُّخُول فِي شَوَّال، وَهَذَا بَاطِل لَا أَصْل لَهُ، وَهُوَ مِنْ آثَار الْجَاهِلِيَّة.

Hadits tersebut mengandung anjuran untuk menikah, menikahi, dan berhubungan suami-istri pada bulan Syawal. Para ulama Syafi’iyah menjadikan hadits ini sebagai dalil terkait anjuran tersebut. Siti Aisyah bermaksud dengan ucapannya ini sebagai penolakan terhadap keyakinan yang berlaku sejak zaman jahiliah dan anggapan tak berdasar sebagian orang awam tentang kemakruhan menikah dan melakukan hubungan suami-istri di bulan Syawal. Ini merupakan keyakinan yang tidak benar dan tidak berdasar karena warisan jahiliyah.

8). Ber’itikaf

Tidak hanya dilakukan di bulan Ramadhan saja, I’tikaf atau kegiatan berdiam diri di dalam masjid juga merupakan Amalan bulan syawal yang dapat diindahkan oleh seorang Muslim.

Nah teman-teman begitulah penjelasan tentang amalan bulan syawal. Semoga setiap ilmu yang kita dapat darimanapun sumbernya dan dari artikel ini, jika itu hak positif bisa teman-teman aplikasikan di kehidupan sehari-hari

Nantikan artikel kami lainnya, hanya di Yayasan Senyum Mandiri. Tak hanya menyajikan artikel menarik dan informatif saja, Kami juga membukakan jalan bagi Sahabat untuk menunaikan Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf.

Informasi lebih lengkapnya bisa klik disini

Rekening Donasi

2 pemikiran pada “Ketahuilah 5 Amalan Bulan Syawal yang Mendatangkan Pahala Berlimpah”

Tinggalkan komentar