Sholat tarawih menjadi salah satu ibadah sunnah yang umat Muslim kerjakan di bulan Ramadhan. Ibadah ini menjadi bentuk penghidupan malam Ramadhan sekaligus sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
Meskipun hukumnya sunnah muakkad (sangat dianjurkan), sholat tarawih selalu menjadi momen yang dinanti setiap Ramadhan. Namun, tidak sedikit dari kita lupa atau belum memahami tata cara sholat tarawih dengan benar.
Apa Itu Sholat Tarawih?
Sholat tarawih dikerjakan pada malam hari setelah sholat Isya, dan sebelum sholat witir. Dinamakan tarawih lantaran terdapat istirahat sejenak bagi yang melaksanakannya di antara dua kali salam atau setiap empat rakaat.
Baca Juga: Keutamaan serta Keistimewaan Shalat Tarawih, Apa Saja Diantaranya?
Sholat tarawih memiliki keutamaan yang sangat besar bagi siapa saja yang mengerjakannya dengan penuh keimanan dan keikhlasan. Sesuai dengan hadits berikut,
“Barang siapa melakukan shalat (Tarawih) pada Ramadhan dengan iman dan ikhlas (karena Allah ta’ala) maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Muttafaq ‘Alaih).
Niat Sholat Tarawih
Setiap amalan ibadah harus dilandasi dengan niat. Nah, sebelum kamu mempelajari tata cara sholat tarawih, simak lebih dahulu bacaan niat sholat tarawih bagi imam, makmum, dan diri sendiri.
a). Untuk Diri Sendiri
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
“Ushollii sunnatat-taroowiihi rok’ataini mustaqbilal qiblati lillaahi ta’alaa.”
Artinya, “Saya niat sholat sunnah tarawih dua raka’at menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”
b). Sebagai Makmum
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى
“Ushalli sunnatat Tarawihi rak‘atayni mustaqbilal qiblati ada’an ma’muman lillahi ta‘ala.”
Artinya, “Saya niat sholat sunnah tarawih dua raka’at menghadap kiblat, sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”
c). Sebagai Imam
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
“Ushalli sunnatat Tarawihi rak‘atayni mustaqbilal qiblati ada’an imaman lillaahi ta’alaa.”
Artinya, “Saya niat sholat sunnah tarawih dua raka’at menghadap kiblat, sebagai imam karena Allah Ta’ala.”
Berikut Tata Cara Sholat Tarawih
Kita dapat melaksanakan sholat tarawih secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah. Namun, alangkah baiknya dikerjakan secara berjamaah di Masjid.
Tata cara sholat tarawih umumnya tidak terlalu jauh berbeda dengan sholat sunnah lainnya. Berikut tata caranya.
1). Membaca niat dalam hati.
2). Takbiratul ihram.
3). Membaca doa iftitah.
4). Membaca surat Al-Fatihah.
5). Membaca surat pendek Al-Quran.
6). Rukuk dengan tumaninah.
7). Iktidal dengan tumaninah.
8). Sujud pertama
9). Duduk di antara dua sujud.
10). Sujud kedua.
11). Bangkit untuk melaksanakan rakaat kedua. Lanjutkan dengan cara yang sama.
12). Tasyahud akhir.
13). Salam.
14). Setelah melaksanakan sholat sunnah tarawih sebanyak 8 rakaat atau 20 rakaat, kemudian disambung dengan sholat witir 3 rakaat.
15). Sholat witir 3 rakaat.
16). Setelah sholat witir selesai, akhiri dengan doa serta niat berpuasa untuk esok hari.
Nah itulah tata cara sholat tarawih di bulan Ramadhan. Semoga setelah mengetahui tata cara sholat tarawih diatas, kita dapat beristiqomah dalam beribadah.
Baca Juga: 11 keistimewaan Bulan Ramadhan yang Penuh dengan Kemuliaan
2 pemikiran pada “Ketahuilah Tata Cara Sholat Tarawih di Bulan Ramadhan!”