Penggundulan Hutan: Bagaimana Sikap Seorang Muslim?

Dampak penggundulan hutan semakin lama semakin mengkhawatirkan. Fenomena ini akan mendatangkan kerusakan apabila dibiarkan dalam waktu yang lama.

Dampak penggundulan hutan semakin mengkhawatirkan karena berpotensi mengganggu keseimbangan ekologi dan dapat memicu bencana ekologis. Karena itulah perlu pemahaman dan tindakan untuk mengatasi dampaknya.

Lalu, apa saja dampak penggundulan hutan? Bagaimana seharusnya sikap seorang muslim terhadap kerusakan lingkungan?

Apa Itu Penggundulan Hutan

Sebelum membahas dampak penggundulan hutan, kita harus memahami terlebih dahulu apa itu penggundulan hutan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) penggundulan hutan atau bisa juga disebut deforestasi adalah kegiatan penebangan hutan.

Pengertian lain deforestasi dijelaskan dalam Peraturan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.30/MENHUT-II/2009 tentang Tata Cara Pengurangan Emisi dari Deforestasi dan Degradasi Hutan.

Deforestasi adalah pengubahan area hutan menjadi lahan tidak berurutan secara permanen untuk aktivitas manusia.

Bisa kita simpulkan bahwa penggundulan hutan adalah aktivitas atau kegiatan penebangan pohon di kawasan hutan yang mengakibatkan berkurangnya jumlah pohon.

Dampak Penggundulan Hutan

Berikut ini beberapa dampak dari penggundulan hutan yang mengancam kelestarian lingkungan.

1. Hilangnya Keanekaragaman Hayati

Hutan merupakan habitat berbagai spesies tumbuhan dan hewan. Sehingga hilangnya sebagian besar hutan akibat penggundulan akan berdampak pada kelestarian flora dan fauna.

Hewan dan tumbuhan akan kehilangan tempat tinggal dan makanan yang dapat menyebabkan migrasi besar-besaran atau bahkan kepunahan.

2. Perubahan Iklim

Dampak penggundulan hutan lainnya adalah perubahan iklim. Penggundulan hutan dapat memperparah pemanasan global karena hutan berperan sebagai penyerap karbon yang menyebabkan emisi gas rumah kaca.

Peningkatan karbon dioksida dan gas rumah kaca di atmosfer akan mengakibatkan perubahan iklim, seperti kenaikan suhu global, perubahan pola cuaca ekstrem, dan peningkatan tingkat permukaan air laut.

3. Tanah Longsor

Hutan yang gundul juga bisa menjadi penyebab tanah longsor.  Pohon dan akar-akar tumbuhan di hutan berperan dalam menjaga kepadatan tanah. Akar-akar tumbuhan menjaga tanah agar tidak tergerus air hujan atau terbawa angin.

Penggundulan hutan akan menghilangkan sistem akar yang mengikat tanah sehingga menjadi rentan akan erosi bahkan tanah longsor. Air hujan akan langsung menghantam permukaan tanah dan menyebabkan aliran air yang kuat yang dapat menggerus lapisan tanah subur.

Sikap Muslim Terhadap Penggundulan Hutan

Konsep manusia sebagai Khalifah di muka bumi menunjukkan tanggung jawab manusia untuk melindungi dan merawat alam serta segala isinya. Kita harus menjaga lingkungan dengan segala sumber dayanya karena merupakan anugerah Allah SWT.

Peringatan Allah SWT tentang perusakan lingkungan tercantum dalam Surat Ar-Rum ayat 41 yang berbunyi sebagai berikut:

ظَهَرَ ٱلْفَسَادُ فِى ٱلْبَرِّ وَٱلْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِى ٱلنَّاسِ لِيُذِيقَهُم بَعْضَ ٱلَّذِى عَمِلُوا۟ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

Artinya: Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).

Selain itu, surah Al-A’Raf ayat 56 juga melarang manusia untuk berbuat kerusakan, berikut ini bunyinya:

وَلَا تُفْسِدُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَٰحِهَا وَٱدْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا ۚ إِنَّ رَحْمَتَ ٱللَّهِ قَرِيبٌ مِّنَ ٱلْمُحْسِنِينَ

Artinya: Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.

Menjaga lingkungan adalah salah satu tanggung jawab yang diajarkan dalam ajaran Islam. Ketika ada ancaman terhadap kelestarian lingkungan, seperti penggundulan hutan yang merusak ekosistem, seorang muslim seharusnya bertindak secara proaktif.

Sikap proaktif dalam melindungi hutan bisa berupa partisipasi dalam penanaman pohon, mendukung kebijakan perlindungan lingkungan, atau bahkan melakukan edukasi tentang pentingnya melestarikan hutan bagi kehidupan manusia dan makhluk lainnya sesuai dengan ajaran agama Islam .

Kamu bisa berkontribusi dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan melalui program SALAM oleh yayasan Senyum Mandiri. Program ini berfokus pada upaya menjaga lingkungan melalui reboisasi dan pengolahan limbah sampah. Dukung upaya kami menjaga lingkungan dengan berdonasi seikhlasnya.

Tinggalkan komentar